Air Mineral Atau Air Murni

  • 08 Feb 2024 13:28 WIB
  •  Manado

KBRN, Talaud : Air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia. Karena itu, asupan air sangat penting bagi tubuh. Tanpa air, tubuh tak akan bisa melakukan proses metabolisme dan kesehatan pun akan terganggu. Air minum yang baik sangat mendukung berbagai proses dalam tubuh, entah itu air mineral ataupun air murni.

Nah, berbicara soal air, sehari-hari kita biasa mi num air putih. Kalau dulu sebelum ada air kemasan, orang sih kayaknya cuma minum dari sumber air langsung atau merebus air dari keran atau sumur belakang rumah. Tapi sekarang air kemasan sudah sangat populer. Air dalam kemasan ini juga banyak disebut sebagai air mineral. Memang apa sih bedanya air murni sama air mineral? Soalnya dua jenis air ini sering banget ketuker. Pasti banyak dari kita yang menganggap air mineral itu ya air murni, padahal ada bedanya lo. Simak deh dalam ulasan seperti yang dikatakan para pakar air dunia:

1. Dr Norma W Walker PhD “Dalam jurnal nutrisi kimia dan saintifik Norwalk New York” menulis bahwa mineral-mineral dalam air adalah bukan organik, dan tidak dapat diserap oleh tubuh manusia.

2. Dr Paul Braag PhD Penulis Buku “Water The Shocking Truth” menulis bahwa tubuh kita memerlukan 19 mineral organik yang didapatkan dari hewan dan tumbuhan, sedangkan mineral anorganik (yang berasal dari air tanah) tidak bermanfaat bagi tubuh dan hanya membahayakan kesehatan.

3. Dr Allen E Banik penulis buku “ Your Water And Your Health” menulis bahwa Ginjal tidak dapat bekerja bila sistim penyaringannya tersumbat dengan mineral anorganik.

4. Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) mengatakan bahwa sayur dan buah-buahan adalah sumber utama mineral bagi tubuh kita.

5. Dr Charles Mayo “Pendiri Mayo Clinik USA” mengatakan bahwa mineral-mineral anorganik dalam air minum adalah penyebab banyak penyakit pada manusia.

6. Departemen Pertanian dan Makanan Pemerintah Kanada mengatakan bahwa mineral organik jauh lebih mudah diserap melalui usus dan lebih aktif dalam tubuh dari pada mineral anorganik.

7. Stephen Kay “International Botled Water Association” mengatakan bahwa kadar mineral dalam air minum tidak memberikan efek baik yang berarti bagi tubuh.

8. Michael R. Long “Ahli kwalitas air USA (WQA)” mengatakan bahwa tidak ada filter di dunia yang dapat membedakan antara mineral-mineral baik dan tidak baik selama proses filtrasi.

9. Harvey and Marlyn “Penulis Buku Fit For Life” menulis bahwa mata air dari air pegunungan sekalipun tidak begitu baik bagi tubuh manusia karena mengandung mineral-mineral bukan organik yang tidak diperlukan, tidak dapat diurai dan tidak dapat dikeluarkan oleh tubuh. Mineral-mineral yang bukan organik ini dapat bercampur dengan kolestrol dalam darah sehingga mudah terbentuk plak tebal dalam saluran darah.

10. Dr Bernard Jensen DC. PhD mengatakan bahwa Kebanyakan sistem air publik mengandung bahan kimia tinggi karena sumber air tanah sudah mengalami pencemaran tinggi. Menurut dia minuman air berkualitas tinggi baik dalam botol atau Osmosis terbalik (R. O) harus dilakukan demi Kesehatan tubuh.

Sedangkan air murni yang didihkan atau direbus itu hanya berfungsi membunuh bakteri tapi sisa bahan pencemaran lainnya tetap tertinggal dalam air, mempercepat reaksi antara bahan organik untuk bergabung dengan klorin yang membentuk triklorometana, pada saat mendidih terjadi uap air (penguapan) hal ini menyebabkan bertambahnya kepekatan bahan pencemaran air dan sisa kalsium, dan hasilnya dianggap sebagai air mati karena kekurangan oksigen.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....