Herpes Kucing Kenali Gejala Penyebab dan Perawatannya

  • 04 Okt 2026 20:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Herpes pada kucing merupakan penyakit infeksi yang umumnya disebabkan oleh feline herpesvirus-1 (FHV-1). Dirangkum dari Halodoc.com, Virus ini terutama menyerang saluran pernapasan bagian atas dan mata. Penyakit tersebut berbeda dari herpes yang menyerang manusia sehingga pengobatannya tidak dapat disamakan.

Kucing yang terkena FHV-1 biasanya menunjukkan gejala seperti bersin, hidung berair atau tersumbat, mata merah, keluarnya cairan dari mata, demam, dan berkurangnya nafsu makan. Pada kondisi tertentu, infeksi dapat menyebabkan luka pada kornea sehingga mata terlihat keruh atau sulit dibuka.

Virus dapat menyebar melalui cairan dari hidung, mata, dan mulut kucing yang terinfeksi. Penularan juga dapat terjadi melalui tangan, tempat makan, kandang, atau benda lain yang terkena cairan tubuh kucing sakit.

Kucing yang sudah pernah terinfeksi juga dapat mengalami kekambuhan. Kondisi stres dapat menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya kembali gejala.

Risiko komplikasi lebih tinggi pada anak kucing, kucing lanjut usia, dan kucing dengan daya tahan tubuh rendah. Gejala berat dapat menyebabkan kucing sulit makan dan minum, mengalami dehidrasi, atau mengalami gangguan pada mata.

Penanganan herpes kucing sebaiknya dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokter hewan. Dokter dapat menentukan apakah kucing membutuhkan obat antivirus, perawatan mata, atau pengobatan untuk infeksi bakteri sekunder.

Antibiotik tidak dapat mengatasi virus FHV-1. Obat tersebut hanya dapat digunakan jika terdapat infeksi bakteri yang menyertai dan harus diberikan berdasarkan pemeriksaan dokter hewan.

Di rumah, pemilik dapat membantu pemulihan dengan menyediakan air minum dan makanan yang memiliki aroma kuat agar kucing tetap mau makan. Cairan pada hidung dan mata dapat dibersihkan menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat.

Kucing yang sakit juga sebaiknya dipisahkan dari kucing lain untuk mengurangi risiko penularan. Kebersihan tangan, tempat makan, kandang, dan perlengkapan kucing perlu diperhatikan.

Pemilik tidak dianjurkan memberikan obat flu, obat mata, atau obat lain yang ditujukan untuk manusia tanpa petunjuk dokter hewan. Kandungan dan dosis obat dapat berbeda dan beberapa jenis obat manusia dapat membahayakan kucing.

Kucing perlu segera diperiksa jika mengalami sesak atau sulit bernapas, tidak mau makan dan minum, sangat lemas, mengalami dehidrasi, atau matanya tampak keruh dan sulit dibuka. Pemeriksaan lebih cepat juga penting bagi anak kucing dan kucing yang memiliki penyakit lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....