Kenali Gejala Khas Rabies sebelum Terlambat

  • 29 Sep 2026 10:02 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Masa inkubasi rabies pada manusia umumnya berkisar antara 20 hingga 60 hari setelah terpapar gigitan hewan terinfeksi. Namun, karena penyakit ini belum memiliki obat setelah infeksi mencapai otak, mengenali tanda-tanda klinis sejak awal menjadi hal yang sangat vital.

Spesialis Neurologi RSPI Sulianti Saroso, dr. Wariyah, Sp.N, menjelaskan bahwa rabies disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan atau paparan hewan terinfeksi, dengan anjing sebagai penyumbang kasus terbesar (98 persen), disusul kera, kelelawar, dan kucing (2 persen).

"Rabies memiliki gejala neurologis khas pada fase lanjut yang tidak ditemukan pada penyakit infeksi lainnya," kata dr. Wariyah.

Beberapa fase dan gejala khas infeksi rabies meliputi:

  • Fase Prodromal (Awal): Korban akan mengalami gejala umum seperti demam, badan lesu, penurunan nafsu makan, dan rasa sakit saat menelan.
  • Fase Neurologis (Khas): Muncul fobia spesifik akibat keterlibatan susunan saraf pusat dan gangguan saraf menelan, yaitu:
    Hidrofobia: Takut pada air atau kesulitan/nyeri hebat saat menelan air.
    Aerofobia: Takut pada hembusan udara atau angin.
    Fotofobia: Takut atau sangat sensitif terhadap cahaya.
  • Fase Koma: Terjadi kejang-kejang, koma, hingga berujung pada kematian.
    ⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Mengingat belum ada obat yang dapat menyembuhkan pasien yang sudah memasuki fase neurologis, dr. Wariyah mengingatkan pemilik hewan peliharaan untuk rutin melakukan vaksinasi rabies pada hewannya, serta mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan berinteraksi dengan hewan liar di tempat umum.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....