Bukan Sekadar Membentuk Otot, Ini Manfaat Latihan Beban bagi Kesehatan
- 26 Agt 2026 17:06 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Latihan angkat beban tidak hanya bermanfaat untuk membentuk otot dan meningkatkan kekuatan fisik. Aktivitas ini juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang, sendi, serta fungsi tubuh, terutama seiring bertambahnya usia.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kemkes.go.id latihan beban yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, mempertahankan kepadatan tulang, meningkatkan metabolisme, serta mendukung kesehatan jantung dan fungsi kognitif. Aktivitas ini juga dapat membantu mencegah osteoporosis dan menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif.
Latihan beban secara bertahap juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal. Latihan tidak harus dilakukan di pusat kebugaran. Pemula dapat memanfaatkan berat badan sendiri atau menggunakan dumbbell dengan beban ringan.
Sistem muskuloskeletal yang terdiri dari tulang, otot, sendi, dan ligamen memiliki peran penting dalam menopang tubuh dan memungkinkan seseorang melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, berdiri, hingga mengangkat barang.
Namun, seiring bertambahnya usia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung mengalami penurunan. Penurunan massa otot dikenal sebagai sarkopenia, sementara berkurangnya kepadatan tulang dapat berkembang menjadi osteopenia atau osteoporosis.
Jika tidak dicegah, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko jatuh, patah tulang, cedera, hingga ketergantungan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Latihan beban menjadi salah satu aktivitas yang dapat membantu memperlambat proses tersebut. Ketika otot bekerja melawan beban, tubuh mendapatkan rangsangan untuk memperbaiki dan memperkuat jaringan otot serta tulang.
Sejumlah manfaat latihan beban bagi sistem muskuloskeletal antara lain meningkatkan massa dan kekuatan otot, menjaga kepadatan tulang, memperlambat sarkopenia pada lanjut usia, meningkatkan kekuatan genggam dan fungsi fisik, serta membantu meningkatkan kualitas hidup.
Latihan beban juga dapat membantu menjaga kestabilan sendi dan menurunkan risiko jatuh, khususnya pada kelompok usia lanjut.
Untuk mendapatkan manfaat tersebut, latihan tidak harus dilakukan dengan beban berat. Latihan dapat dilakukan sekitar dua hingga tiga kali dalam sepekan dengan melibatkan kelompok otot besar, seperti tungkai, punggung, dan dada.
Bagi pemula, latihan dapat dimulai dengan dua hingga tiga set dengan sekitar delapan hingga 12 kali pengulangan pada setiap gerakan. Gerakan seperti squat dan push-up menggunakan berat badan sendiri dapat menjadi pilihan sebelum meningkatkan beban secara bertahap. Yang perlu diperhatikan adalah teknik gerakan yang benar dan peningkatan beban secara bertahap, bukan memaksakan penggunaan beban yang terlalu berat.
Sementara itu, bagi orang yang memiliki riwayat cedera sendi, osteoporosis berat, atau kondisi medis tertentu, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai program latihan.
Dengan dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan, latihan beban dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kekuatan otot dan tulang. Aktivitas ini juga dapat membantu seseorang tetap aktif dan mandiri sehingga kualitas hidup dapat terjaga, termasuk pada usia lanjut.
(Sumber:kemkes.go.id)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....