Faktor Lingkungan dan Kebiasaan Tingkatkan Risiko ISPA

  • 14 Agt 2026 22:23 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA tidak hanya dipengaruhi virus dan bakteri. Kondisi lingkungan serta kebiasaan sehari-hari juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami infeksi.

Dikutip dari kemkes.go.id, Paparan asap rokok menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, terutama bagi anak yang tinggal bersama perokok. Asap rokok dapat meningkatkan paparan zat berbahaya pada saluran pernapasan.

Polusi udara juga dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian, terutama di wilayah dengan kualitas udara yang kurang baik.

Kondisi rumah turut berpengaruh terhadap risiko ISPA. Ventilasi yang tidak memadai dapat menghambat pertukaran udara, sedangkan hunian yang terlalu padat dapat mempermudah penyebaran infeksi.

Kebersihan lingkungan juga perlu dijaga untuk mengurangi berbagai faktor yang dapat memengaruhi kesehatan pernapasan. Selain itu, status gizi yang kurang dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

Pada anak, kelengkapan imunisasi juga menjadi bagian penting dalam perlindungan terhadap sejumlah penyakit infeksi. Orang tua perlu memastikan imunisasi anak diberikan sesuai jadwal yang dianjurkan.

Karena itu, pencegahan ISPA perlu dilakukan melalui pengurangan paparan asap rokok, menjaga kualitas udara dan ventilasi rumah, serta mempertahankan kebersihan lingkungan.

Upaya tersebut perlu disertai pemenuhan kebutuhan gizi dan imunisasi anak sesuai ketentuan. Langkah pencegahan dapat membantu mengurangi faktor risiko ISPA, terutama pada balita dan kelompok rentan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....