Hindari Kalimat Ini saat Mendampingi Orang yang Depresi

  • 21 Jul 2026 21:11 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, Dirangkum dari Hellosehat.com,dukungan dari keluarga maupun teman sangat penting. Namun, niat baik bisa berdampak sebaliknya jika disampaikan melalui kalimat yang kurang tepat.

Beberapa ucapan yang sebaiknya dihindari antara lain membandingkan penderitaan dengan orang lain, mengatakan bahwa depresi hanya perasaan sementara, meminta seseorang untuk selalu berpikir positif, atau menyuruhnya segera bangkit. Kalimat seperti "orang lain lebih menderita", "semua akan baik-baik saja", atau "sering-sering keluar rumah" dapat membuat penyintas depresi merasa tidak dipahami dan enggan membuka diri.

Mengaku pernah mengalami hal yang sama juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Kesedihan biasa tidak selalu sama dengan depresi klinis. Selain itu, mengatakan seseorang tampak baik-baik saja bukan berarti ia tidak sedang berjuang menghadapi gangguan mental. Banyak penyintas depresi mampu menyembunyikan kondisi mereka di hadapan orang lain.

Daripada memberi nasihat yang menghakimi, berikan dukungan dengan mendengarkan tanpa menyela, menunjukkan kepedulian, serta menawarkan bantuan yang nyata. Kalimat seperti "Saya ada untuk mendengarkan", "Apa yang bisa saya bantu?", atau "Kamu tidak sendirian" dapat membuat mereka merasa lebih aman untuk bercerita.

Apabila gejala depresi berlangsung lama, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai keputusasaan yang mendalam, dorong orang tersebut untuk mencari bantuan profesional. Pendampingan yang penuh empati, komunikasi yang tepat, dan akses terhadap layanan kesehatan mental dapat menjadi langkah penting dalam proses pemulihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....