Remaja Sehat tanpa Obesitas, Mulai dari Gaya Hidup Sehat

  • 05 Jul 2026 17:39 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Obesitas pada remaja menjadi salah satu masalah kesehatan yang semakin sering ditemukan di masyarakat. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular yang berbahaya.

Mengutip laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kemkes.go.id obesitas merupakan kondisi ketika tubuh memiliki kelebihan lemak akibat asupan energi dari makanan dan minuman yang jauh melebihi energi yang dikeluarkan melalui aktivitas fisik. Pada remaja, obesitas ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang disesuaikan dengan usia dan jenis kelamin. Remaja dikategorikan mengalami obesitas apabila nilai IMT berada di atas batas normal sesuai kurva pertumbuhan.

Sejumlah faktor diketahui menjadi penyebab meningkatnya kasus obesitas pada remaja. Di antaranya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik, serta tingginya penggunaan gawai yang membuat remaja lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk atau berbaring.

Selain itu, pola tidur yang tidak teratur, kebiasaan mengemil makanan tinggi kalori, stres yang memicu emotional eating, serta rendahnya konsumsi sayur dan buah juga turut berkontribusi terhadap peningkatan berat badan. Faktor genetik atau riwayat obesitas dalam keluarga juga dapat meningkatkan risiko, meskipun kondisi tersebut tetap dapat dicegah melalui pola hidup sehat.

Dampak obesitas pada remaja tidak hanya dirasakan secara fisik. Remaja dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan metabolik, termasuk sindrom metabolik, dibandingkan remaja dengan berat badan normal. Dalam jangka panjang, obesitas juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes, penyakit jantung koroner, dan hipertensi.

Di sisi lain, obesitas juga dapat memengaruhi kesehatan mental remaja. Penurunan rasa percaya diri, masalah psikologis, hingga kesulitan mengikuti aktivitas fisik maupun sosial menjadi dampak yang kerap dialami.

Oleh karena itu, pencegahan obesitas sejak usia remaja perlu menjadi perhatian bersama. Menerapkan pola makan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, membatasi konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis, serta menjaga pola tidur yang cukup merupakan langkah penting untuk menjaga berat badan tetap ideal.

Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan obesitas, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

(Sumber:kemkes.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....