Mengenal Tonsil atau Amandel bagi Kesehatan Tubuh Manusia

  • 22 Jun 2026 15:01 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Tonsil atau amandel adalah kelenjar getah bening yang terletak di kedua sisi tenggorokan bagian belakang. Tonsil termasuk bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan kuman dan virus penyebab penyakit. Namun, tonsil juga bisa terinfeksi sehingga memicu nyeri dan pembengkakan.

Dilansir dari WebMD, tonsil adalah dua organ kecil berbentuk bulat yang terletak di tenggorokan bagian belakang. Tonsil memiliki jaringan yang sama dengan kelenjar getah bening yang dilapisi oleh mukosa, atau lapisan kulit dalam, berwarna merah muda seperti bagian dinding mulut di sekitarnya.

Kuman dan virus bisa masuk ke dalam tubuh melalui berbagai bagian tubuh, termasuk mulut dan tenggorokan. Untuk menghalau dan melawan infeksi tersebut, tubuh membentuk sistem pertahanan. Salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap infeksi di dalam rongga mulut dan tenggorokan adalah tonsil.

Fungsi tonsil Dikutip dari Cleveland Clinic, tonsil memiliki fungsi utama untuk melawan infeksi. Tonsil memiliki kandungan sel darah putih yang banyak sehingga bisa membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung atau mulut. Terdapat beberapa masalah kesehatan yang bisa memengaruhi tonsil.

Dirangkum dari WebMD dan Cleveland Clinic, ada beberapa gangguan tonsil yang perlu diwaspadai, seperti:

- Tonsilitis atau radang amandel akut yang disebabkan oleh bakteri atau virus sehingga tonsil membengkak

- Tonsilitis atau radang amandel kronis yang terjadi secara terus-menerus dan terkadang merupakan akibat dari radang amandel akut

- Abses peritonsil atau infeksi yang memicu munculnya nanah di sekitar tonsil dan perlu segera diatasi dengan segera

- Mononukleosis akut yang umumnya disebabkan oleh virus Epstein-Barr yang menyebabkan pembengkakan pada tonsil, demam, sakit tenggorokan, ruam, dan kelelahan

- Strep throat atau radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus dan umumnya disertai dengan gejala lain, seperti demam dan nyeri pada leher

- Hipertrofi tonsil yang menyebabkan ukuran tonsil membesar sehingga mengganggu aliran udara dan menyebabkan suara mendengkur atau apnea tidur

- Batu amandel atau tonsillolith yang terjadi ketika debu yang terperangkap menjadi keras

- Kanker tonsil yang sering dikaitkan dengan penyakit HIV dan menimbulkan berbagai gejala, seperti nyeri pada tonsil, pembengkakan pada leher, dan terdapat darah pada saliva atau air liur

Pengobatan untuk masing-masing gangguan di atas akan tergantung dari penyebabnya, mulai dari pemberian antibiotik hingga melakukan prosedur operasi pengangkatan tonsil. Dengan mengetahui apa itu tonsil, Anda bisa menjaga kesehatannya dengan melakukan pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan secara rutin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....