Tumor Otak Anak Perlu Deteksi dan Penanganan Cepat

  • 12 Jun 2026 15:45 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Tumor otak pada anak terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal di otak yang berkembang tidak terkendali. Dirangkum dari ayosehat.kemkes.go.id, tumor dapat bersifat ganas maupun jinak, namun keduanya tetap berbahaya karena dapat menekan jaringan otak sehat dan mengganggu fungsi tubuh.

Beberapa jenis tumor otak yang sering ditemukan pada anak antara lain astrositoma, ependimoma, meduloblastoma, glioma batang otak, kraniopharingioma, dan glioma saraf optik. Jenis tumor berbeda tergantung lokasi tumbuhnya dan kecepatan perkembangan sel.

Gejala tumor otak pada anak dapat muncul secara bertahap. Tanda yang sering ditemukan meliputi sakit kepala yang semakin berat, terutama di pagi hari, mual dan muntah tanpa sebab jelas, kejang, gangguan keseimbangan, kelemahan anggota tubuh, hingga gangguan bicara dan penglihatan.

Pada bayi, ukuran kepala yang membesar dengan cepat juga perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda peningkatan tekanan di dalam otak akibat gangguan aliran cairan otak.

Hingga kini penyebab pasti tumor otak pada anak belum diketahui. Karena itu, orang tua perlu segera membawa anak ke dokter jika gejala muncul terus-menerus atau semakin memburuk.

Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya melakukan pemeriksaan darah, CT-scan atau MRI otak, pemeriksaan cairan serebrospinal, hingga biopsi jaringan otak untuk mengetahui jenis dan tingkat keganasan tumor.

Pengobatan tumor otak pada anak disesuaikan dengan jenis, ukuran, lokasi tumor, serta kondisi kesehatan anak. Penanganan dapat berupa operasi pengangkatan tumor, radioterapi, dan kemoterapi untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker.

Dokter menegaskan deteksi dini sangat penting agar peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih besar dan risiko komplikasi dapat dikurangi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....