Melakukan Olahraga Berat Dapat Mempengaruhi Irama Jantung
- 09 Jun 2026 14:20 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Semua pakar kesehatan sepakat bahwa olahraga baik untuk kesehatan tubuh. Karenanya, setiap orang disarankan untuk berolahraga secara teratur. Namun, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, begitu pun dengan olahraga.
Olahraga yang dilakukan terlalu berat atau melebihi kapasitas toleransi tubuh justru dapat menimbulkan masalah baru. Seperti yang pernah dialami oleh beberapa orang yang pernah mengalami saraf kejepit. Kondisi tersebut merupakan salah satu dampak dari olahraga yang berlebihan, dan masih ada beberapa dampak lainnya.
Melansir dari laman nutrilite.co.id, menjelaskan bahwa latihan ketahanan tubuh yang berlebihan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan perubahan yang tidak normal pada organ jantung dan arteri-arteri besar.
Sementara itu beberapa penelitian lain menemukan data bahwa olahraga berat dapat menyebabkan kelebihan volume dari ruang jantung sebelah kanan, disertai penurunan fungsi jantung kanan dan peningkatan enzim jantung.
Biasanya ini banyak dilakukan sebagai persiapan saat akan berkompetisi atau bertanding di kejuaraan yang membutuhkan ketahanan ekstrem –seperti maraton, ultramaraton, balap sepeda jarak sangat jauh.
Normalnya, hal tersebut akan kembali stabil dalam satu minggu. Namun bila cedera terjadi berulang-ulang, dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut pada otot jantung orang-orang tertentu. Pada akhirnya ini bisa mengganggu irama jantung.
Jadi hindarilah olahraga yang terlalu berat, terutama jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung. Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai intensitas olahraga yang sesuai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....