Gaya Hidup Sehat Nutrisi Tepat Kunci Pengendalian Diabetes Mellitus

  • 28 Mei 2026 09:42 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah akibat gangguan produksi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak dikelola dengan baik.

Dikutip dari kemkes.go.id pengelolaan diabetes tidak hanya bergantung pada obat-obatan, tetapi juga memerlukan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan, terutama dalam pengaturan nutrisi dan pola makan.

Dalam pengelolaan DM, terdapat lima pilar utama, yaitu edukasi, terapi nutrisi medis, aktivitas fisik, terapi farmakologis, serta pemantauan glukosa darah mandiri. Dari kelima pilar tersebut, terapi nutrisi medis menjadi salah satu komponen terpenting karena berkaitan langsung dengan pengendalian kadar gula darah sehari-hari.

Pada dasarnya, kebutuhan nutrisi penderita diabetes hampir sama dengan individu sehat, yakni menerapkan pola makan gizi seimbang sesuai kebutuhan energi harian. Namun, penderita DM perlu memperhatikan konsep 3J, yaitu jadwal makan yang teratur, jumlah makanan sesuai kebutuhan kalori, dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Pengaturan pola makan tersebut bertujuan menjaga kestabilan kadar glukosa darah, mencegah lonjakan gula darah, serta mempertahankan keseimbangan energi tubuh.

Karbohidrat tetap menjadi sumber energi utama bagi penderita diabetes. Asupan karbohidrat dianjurkan sekitar 45 hingga 65 persen dari total kebutuhan energi harian dengan mengutamakan karbohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti nasi, roti gandum, oatmeal, kentang, jagung, dan umbi-umbian.

Sementara itu, konsumsi karbohidrat sederhana seperti gula pasir, sirup, dan minuman manis dianjurkan dibatasi kurang dari lima persen dari total kebutuhan energi harian.

Serat juga memiliki peran penting dalam pengelolaan diabetes karena dapat membantu menurunkan kadar gula darah, menurunkan kadar lemak darah, memperlancar pencernaan, serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi serat sekitar 25 hingga 30 gram per hari.

Selain karbohidrat, protein juga dibutuhkan sebagai zat pembangun dan perbaikan jaringan tubuh. Kebutuhan protein penderita diabetes berkisar antara 10 hingga 20 persen dari total energi harian. Sumber protein dapat diperoleh dari ikan, telur, daging tanpa lemak, ayam, susu, tempe, tahu, serta kacang-kacangan.

Adapun konsumsi lemak bagi penderita DM dianjurkan sekitar 20 hingga 25 persen dari total kebutuhan energi harian. Penderita diabetes juga dianjurkan membatasi lemak jenuh dan menghindari lemak trans guna menekan risiko penyakit kardiovaskular.

Vitamin, mineral, dan kecukupan cairan turut menjadi bagian penting dalam pengelolaan diabetes. Buah dan sayur menjadi sumber utama vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, sementara asupan cairan membantu menjaga keseimbangan metabolisme dan mencegah dehidrasi.

Dengan pengaturan nutrisi yang tepat serta pola hidup sehat, penderita diabetes diharapkan dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah terjadinya komplikasi jangka panjang.

(Sumber:kemkes.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....