Gejala Penyakit Diabetes
- 19 Mei 2026 12:06 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado - Diabetes merupakan salah satu penyakit yang sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Banyak orang tidak menyadari gejala awal diabetes karena tanda-tandanya terlihat seperti kondisi biasa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali gejala-gejala diabetes sejak dini agar dapat melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat sebelum kondisi semakin parah.Dilasir dari halodoc.com berikut ini Gejala Penyakit Diabetes yang sering terjadi:
1. Sering Merasa Haus
Kamu sudah minum segelas demi segelas air, tapi masih merasa membutuhkan lebih banyak air. Hal ini karena otot dan jaringan lain di tubuh mengalami dehidrasi.
Ketika kadar gula darah naik, tubuh mencoba menarik cairan dari jaringan lain untuk mengencerkan gula dalam aliran darah. Proses ini bisa menyembuhkan tubuh dari dehidrasi dengan mendorong tubuh untuk minum lebih banyak air.
2. Sering Buang Air Kecil
Minum air yang berlebihan menyebabkan kamu sering buang air kecil. Hal ini bisa membuat kamu minum lebih banyak cairan, yang justru memperparah masalah. Tubuh mungkin mencoba menghilangkan kelebihan gula melalui buang air kecil.
3. Rasa Lapar yang Ekstrem
Setelah makan, kamu mungkin masih merasa lapar. Kondisi ini terjadi karena jaringan tubuh tidak mendapatkan cukup energi dari makanan yang telah kamu konsumsi.
Jika tubuh mengalami resistensi terhadap insulin atau tidak menghasilkan cukup insulin, gula dari makanan tidak dapat masuk ke dalam jaringan tubuh untuk memberikan energi.
Akibatnya, otot dan jaringan lainnya memberikan sinyal rasa lapar agar kamu makan lebih banyak lagi.
4. Berat Badan Turun Tampa Sebab
Seseorang mungkin makan dengan normal dan terus-menerus merasa lapar, namun berat badan justru terus menurun. Kondisi ini bisa terjadi pada diabetes tipe 2. Jika tubuh tidak mendapatkan cukup energi dari makanan yang kamu konsumsi, itu akan memecah sumber energi lain yang tersedia dalam tubuh.
Hal ini termasuk simpanan lemak dan protein tubuh. Akibatnya, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas pun terjadi.
5. Kelelahan
Diabetes dapat menyebabkan kelelahan karena gangguan dalam penggunaan glukosa sebagai sumber energi oleh tubuh. Terutama pada diabetes tipe 2, tubuh mungkin mengalami resistensi terhadap insulin atau tidak menghasilkan cukup insulin.
Kondisi ini menyebabkan glukosa tidak dapat masuk ke sel-sel tubuh dengan efisien. Ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dengan baik, tubuh akan mengalami kekurangan energi. Akibatnya, pengidap kondisi ini sering merasakan kelelahan dan kekurangan stamina.
6. Penglihatan Kabur
Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan penglihatan kabur. Hal ini karena cairan bisa berpindah ke saluran mata. Ini biasanya hilang setelah kadar gula darah dinormalisasi. Namun, hal ini tidak sama dengan retinopati diabetik, yang terjadi seiring waktu pada orang dengan gula darah tinggi kronis.
7. Infeksi atau Luka yang Lambat Sembuh
Kadar glukosa darah yang tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, yang mengurangi aliran darah ke ekstremitas. Sirkulasi adalah bagian penting dari proses penyembuhan luka alami tubuh, karena darah mengantarkan oksigen ke luka dan membantu melawan infeksi.
Mengenali gejala diabetes sejak awal dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari. Jika kamu mengalami beberapa tanda seperti sering haus, mudah lelah, penglihatan kabur, atau luka yang sulit sembuh, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan menerapkan gaya hidup sehat adalah langkah penting untuk mengurangi risiko diabetes dan menjaga kualitas hidup tetap baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....