Krisis Donor Kornea, Indonesia Butuh 250 Mata per Tahun

  • 17 Mei 2026 14:08 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Indonesia saat ini tengah menghadapi ketimpangan serius antara jumlah pasien yang membutuhkan cangkok kornea dengan ketersediaan donor yang ada. Kasus gangguan kornea di tanah air kini menempati peringkat keempat penyebab kebutaan setelah katarak dan glaukoma.

Berdasarkan data medis, angka kebutuhan kornea di Indonesia mencapai 0,18 persen, atau setara dengan 2 hingga 3 orang dari setiap 100 ribu penduduk. Secara akumulatif, fasilitas kesehatan di Indonesia membutuhkan setidaknya 250 kornea setiap tahunnya. Sayangnya, angka riil realisasi pemenuhan donor tersebut masih sangat minim dan jauh dari target tahunan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi para praktisi kesehatan mata di rumah sakit rujukan nasional.

"Kebutuhan rata-rata kita mencapai 250 kornea per tahun. Namun sayangnya, kita hanya mampu melakukan kurang dari 40 hingga 50 tindakan cangkok," kata dokter spesialis mata, Angga Fajriansyah, dalam Talkshow Keluarga Sehat kemenkes RI,Kamis, 14 Mei 2026.

Penyebab kerusakan kornea sendiri paling sering dipicu oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur, serta adanya benturan atau trauma luar. Kondisi ini meninggalkan jaringan parut (cicat) berupa bercak putih pada kornea luar yang tidak bisa hilang dengan obat-obatan biasa.

Di sisi lain, dr. Angga membagikan kabar baik terkait perkembangan teknologi kedokteran mata. Jika dahulu operasi cangkok harus dilakukan kurang dari 8 jam setelah pendonor meninggal, kini tim medis memiliki waktu pelonggaran yang jauh lebih panjang berkat cairan pengawet khusus bernama Optisol.

"Dengan adanya cairan ini, dapat menguntungkan untuk kita lebih mempersiapkan tim bang matanya sendiri dan kondisi pasiennya," ujarnya menambahkan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Melalui inovasi medis tersebut, jaringan kornea yang telah dieksplorasi kini dapat bertahan hingga dua minggu, memberikan waktu yang cukup bagi pasien penerima donor untuk melakukan persiapan pra-operasi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....