Rebusan Air Jahe Kian Populer, Ini Deretan Manfaatnya

  • 02 Mei 2026 10:21 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado -Minuman tradisional berupa rebusan air jahe kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat. Selain mudah dibuat, minuman herbal ini dikenal memiliki beragam manfaat yang baik untuk tubuh.

Jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan ini berperan penting dalam membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal. Tak heran, banyak orang mengonsumsi air jahe saat musim hujan atau ketika kondisi tubuh mulai menurun.

Dikutip dari laman hellosehat.com,dengan beberapa kandungan yang ada, berikut manfaat air jahe untuk kesehatan,diantaranya:

1.Meredakan nyeri dan sakit

Jahe mengandung senyawa bernama gingerol yang bersifat antinyeri. Senyawa ini membantu meredakan meredakan beberapa nyeri, seperti:

1.Kram perut saat menstruasi,

2.nyeri otot setelah berolahraga,

3.nyeri punggung kronis, dan

4.migren.

Dalam mengurangi nyeri, gingerol membantu mengurangi senyawa penyebab peradangan dan menangkal radikal bebas.

2.Menghilangkan mual

Minum air jahe memiliki manfaat untuk meredakan mual dan muntah karena kandungan shogaol dan gingerol. Khasiat sebagai penghilang mual ini juga bisa mengatasi mual karena efek samping operasi, kemoterapi, dan kehamilan. Studi terbitan European Review for Medical and Pharmacological Sciences (2015) mengamati bahwa shogaol dan gingerol melancarkan proses pencernaan sehingga lambung kosong lebih cepat.

Efeknya, perut tak terasa penuh sehingga mengurangi rasa mual. Tak hanya itu, air jahe bisa meningkatkan hormon yang mengatur tekanan darah. Hal ini menenangkan kondisi psikologis sehingga rasa mual berkurang.

3.Mengurangi reaksi alergi

Siapa sangka bila manfaat minum air jahe bisa mengendalikan gejala rinitis alergi?

Temuan terbitan BMC Complementery Medicine and Therapies(2020) mengamati bahwa rutin mengonsumsi air jahe selama 3 – 6 minggu mampu mengurangi bersin-bersin dan mengucek hidung pada pasien rinitis alergi.

Riset ini mengamati bahwa kandungan shogaol dan gingerol pada jahe mampu mengurangi peradangan yang memicu reaksi alergi. Tak hanya itu, studi ini juga mengamati bahwa kedua kandungan jahe ini juga menekan respons kekebalan imun yang berlebih. Jadi, hidung tak lagi sensitif terhadap pemicu alergi.

4.Mengendalikan gula darah

Studi terbitan Iranian Journal of Pharmaceutical Research (2015) menemukan bahwa mengonsumsi air jahe bisa menurunkan gula darah puasa pada pasien diabetes tipe 2 hingga 12 persen.

Lagi-lagi,manfaat ini berasal dari kandungan gingerol. Lebih lanjut,penelitian ini menduga bahwa gingerol bisa membantu “membersihkan” glukosa atau gula yang tersimpan di dalam jaringan tubuh.

Senyawa ini membantu menyimpan gula di otot sehingga membuat kadar gula darah tetap terkendali. Air jahe juga membuat sel-sel tubuh bisa menggunakan hormon insulin yang berguna untuk mengontrol gula darah.

Manfaat ini bahkan berpotensi mengendalikan komplikasi diabetes, seperti retinopati diabetik.

5.Menurunkan berat badan

Manfaat air jahe berpotensi mengurangi berat badan serta perbandingan ukuran pinggang dan pinggul. Para ahli menduga bahwa manfaat ini berasal dari efek hangat pada air jahe bisa meningkatkan suhu tubuh.

Hal ini membuat tubuh bisa meningkatkan laju metabolisme sehingga kalori yang dibakar pun lebih besar. Tak hanya itu, efek hangat ini membantu menghancurkan lemak di tubuh.

Selain itu, penelitian Metabolism: Clinical and Experiments (2012) pria melaporkan bahwa rutin minum air jahe panas setelah sarapan menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama dan membantu mengurangi nafsu makan.

6.Mengatasi berbagai macam masalah pencernaan

Manfaat air jahe sudah lama dikenal sebagai herbal untuk mengatasi kembung. Akar tanaman ini bisa merangsang gerakan pada saluran pencernaan. Hal ini akan membantu mendorong gas keluar sehingga kembung pun berkurang. Jahe pun mempercepat pengosongan lambung sehingga mengurangi rasa kembung dan maag.

Kandungan gingerol dan paradol pada jahe juga bisa melawan kuman penyebab infeksi saluran pencernaan, seperti E. coli dan Salmonella typhi. Jumlah bakteri baik pada usus pun lebih seimbang sehingga mengurangi risiko diare.

7.Menurunkan resiko penyakit kronis

Air jahe termasuk sumber anti oksidan tinggi yang berpotensi melindungi Anda dari efek buruk radikal bebas.Sifat ini berasal dari kandungan polifenol. Diketahui, radikal bebas bisa Anda didapat paparan sinar matahari, asap rokok, hingga polusi udara dari asap knalpot.

Radikal bebas ditengarai menjadi faktor risiko dari berbagai penyakit kronis seperti tumor, kanker, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Karena sifat antioksidan ini, jahe berpotensi memperlambat penuaan sel-sel tubuh.

Meski demikian, para ahli mengingatkan agar konsumsi air jahe tetap dalam batas wajar. Penggunaan berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan lambung atau rasa panas berlebih pada tubuh.

Dengan berbagai manfaat yang dimilikinya, rebusan air jahe tetap menjadi pilihan minuman sehat yang relevan di era modern, sekaligus membuktikan bahwa warisan tradisional masih memiliki tempat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....