Makanan Antihistamin Alami dan Manfaatnya untuk Meredakan Alergi

  • 28 Apr 2026 22:26 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Antihistamin adalah zat yang membantu mengurangi atau menghambat kerja histamin dalam tubuh. Histamin sendiri adalah senyawa yang dilepaskan saat tubuh mengalami reaksi alergi (misalnya gatal, bersin, hidung meler, atau bentol). Jadi, “antihistamin alami” di makanan sebenarnya bukan obat seperti di apotek, tapi senyawa alami yang bisa membantu menekan reaksi histamin.

Beberapa makanan mengandung senyawa yang bersifat antihistamin atau membantu menstabilkan pelepasan histamin, misalnya quercetin, vitamin C, dan omega-3. Contoh makanan kaya quercetin adalah bawang merah, apel, brokoli, dan anggur. Quercetin membantu menenangkan sel yang memicu histamin berlebihan.

Makanan kaya vitamin C juga berperan penting, karena vitamin ini membantu memecah histamin di dalam tubuh. Contohnya jeruk, lemon, kiwi, stroberi, paprika, dan tomat. Orang yang sering alergi ringan kadang dianjurkan cukup vitamin C untuk membantu mengurangi gejalanya.

Selain itu, omega-3 dari ikan seperti salmon, sarden, dan tuna juga membantu mengurangi peradangan yang sering menyertai reaksi alergi. Minyak biji rami (flaxseed) dan chia seed juga termasuk sumber nabati yang baik.

Ada juga makanan yang secara tidak langsung membantu, seperti jahe dan kunyit, karena sifat antiinflamasinya. Ini bukan antihistamin langsung, tapi membantu menenangkan respon imun tubuh agar tidak terlalu “berlebihan”.

Manfaat utama dari makanan yang mendukung efek antihistamin ini adalah membantu mengurangi gejala alergi ringan seperti hidung tersumbat, gatal, mata berair, dan ruam. Namun, penting diingat: makanan ini tidak bisa menggantikan obat antihistamin dari dokter untuk alergi yang berat, tapi lebih sebagai pendukung gaya hidup sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....