Haus vs Dehidrasi, Mirip tapi Tak Sama

  • 28 Apr 2026 22:06 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Haus dan dehidrasi sering dianggap sama, padahal keduanya berbeda. Haus adalah sinyal alami dari tubuh yang memberi tahu bahwa kamu mulai membutuhkan cairan. Ini adalah mekanisme perlindungan awal agar tubuh tetap seimbang.

Mengutip Mayo Clinic, sementara itu, dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh sudah kekurangan cairan dalam jumlah yang lebih banyak. Artinya, dehidrasi terjadi jika kebutuhan cairan tidak segera dipenuhi setelah muncul rasa haus.

Perbedaan utama juga terlihat dari tingkat keparahannya. Haus termasuk kondisi ringan dan normal, sedangkan dehidrasi bisa berdampak serius pada kesehatan jika tidak ditangani dengan baik.

Gejala haus biasanya sederhana, seperti mulut kering dan keinginan untuk minum. Setelah minum air, kondisi ini akan cepat membaik dan tubuh kembali terasa segar.

Sebaliknya, dehidrasi memiliki gejala yang lebih kompleks, seperti tubuh lemas, pusing, kulit kering, bibir pecah-pecah, dan urin berwarna lebih gelap. Dalam kondisi yang lebih berat, dehidrasi bisa menyebabkan penurunan konsentrasi hingga pingsan.

Kesimpulannya, haus adalah tanda awal bahwa tubuh membutuhkan cairan, sedangkan dehidrasi adalah kondisi lanjutan akibat kekurangan cairan yang tidak segera diatasi. Oleh karena itu, penting untuk minum air secara rutin sebelum rasa haus muncul agar tubuh tetap sehat dan terhidrasi dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....