Sinergi Lintas Sektor, Sulawesi Utara Siap Jadi Destinasi Wisata Medis Dunia
- 17 Apr 2026 14:54 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Upaya menjadikan Sulawesi Utara sebagai destinasi health tourism unggulan terus dimatangkan melalui kolaborasi antara otoritas kesehatan, penyedia layanan medis, dan pegiat pemuda. Kesiapan ini dimulai dari pintu gerbang utama, yakni Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, yang kini telah menyandang predikat sebagai Bandara Sehat untuk menjamin keamanan para wisatawan.
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang, Kegawatdaruratan dan Situasi Khusus Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Manado Brian J. Sumual, menegaskan bahwa pihaknya bertugas memastikan "wajah" kesehatan daerah tercermin dengan baik sejak wisatawan tiba. BKK memastikan seluruh protokol kesehatan di pintu masuk dijalankan dengan standar tinggi melalui dukungan sarana prasarana yang modern seperti thermal scanner.
“Otoritas kesehatan di bandara ada di kami, sehingga kami perlu menunjukkan bahwa inilah wajah kesehatannya di sini. Ketika mau memasuki suatu wilayah, tentunya orang akan memperhatikan pintu masuknya seperti apa terlebih dahulu,” kata Brian.
Di sisi lain, promosi wisata medis ini juga gencar dilakukan oleh generasi muda melalui Duta Kesehatan Sulawesi Utara. Founder Duta Kesehatan Sulut, Janny Septian Solihin, menyatakan bahwa para duta yang terpilih kini dibekali pengetahuan khusus tentang potensi wisata medis guna menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat.
Janny menjelaskan bahwa peran anak muda sangat krusial dalam membangun citra pariwisata yang sehat, terutama di destinasi super prioritas seperti Likupang. Menurutnya, promosi yang dilakukan para duta mencakup aspek yang luas, tidak hanya sekadar soal fasilitas rumah sakit.
“Duta Kesehatan berbicara tentang sehat berarti kita berbicara tentang banyak hal, bukan hanya fisik tapi juga sosial dan mental. Kami ingin membuktikan bahwa medical tourism di Sulawesi Utara itu sudah sangat mumpuni dan layak menyambut turis lokal maupun internasional,” ujar Janny.
Dengan integrasi dari hulu ke hilir, mulai dari pengawasan di bandara, pelayanan medis di rumah sakit, hingga promosi kreatif oleh para duta kesehatan, Sulawesi Utara optimis dapat memenangkan persaingan pasar wisata medis di kancah global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....