Burnout: saat lelah bukan lagi sekadar capek biasa
- 10 Apr 2026 10:38 WIB
- Manado
RRI.CO.ID MANADO – Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang muncul akibat stres berkepanjangan, terutama dari pekerjaan atau tekanan tanggung jawab yang terus-menerus tanpa pemulihan yang cukup. Sebagaimana dikutip dari laman www.who.int Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeskripsikan burnout sebagai fenomena yang berkaitan dengan stres kerja kronis yang tidak berhasil dikelola. Kondisi ini bukan sekadar merasa lelah setelah hari yang sibuk, tetapi rasa terkuras yang terus berulang hingga memengaruhi motivasi dan fungsi sehari-hari.
Dilansir dari laman www.mayoclinic.org Seseorang yang mengalami burnout biasanya mulai merasa kehilangan energi, mudah marah, sinis terhadap pekerjaan, sulit fokus, serta merasa performanya menurun meskipun sudah berusaha keras. Dalam banyak kasus, burnout juga menimbulkan gejala fisik seperti sakit kepala, gangguan tidur, nyeri otot, atau keluhan lambung akibat stres yang terus menumpuk. Jika dibiarkan, burnout dapat berdampak pada hubungan sosial, kesehatan mental, hingga produktivitas kerja.
Penyebab burnout beragam, mulai dari beban kerja berlebihan, tekanan target yang tinggi, lingkungan kerja yang toksik, kurangnya kontrol terhadap pekerjaan, hingga ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Tidak sedikit pula orang mengalami burnout karena terus memaksakan diri untuk “harus kuat” tanpa memberi ruang untuk beristirahat. Burnout sering datang perlahan sehingga banyak orang baru menyadarinya ketika kondisinya sudah cukup berat.
Mengatasi burnout membutuhkan lebih dari sekadar libur sehari. Langkah penting yang bisa dilakukan adalah mengenali batas diri, mengatur ulang beban kerja, memperbaiki pola istirahat, serta mencari dukungan dari orang terdekat atau profesional bila diperlukan. Dalam beberapa kasus, perubahan lingkungan kerja atau rutinitas juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik—karena tubuh yang dipaksa terus berjalan tanpa jeda pada akhirnya akan meminta berhenti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....