Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Pernapasan, Warga Diminta Waspada
- 02 Apr 2026 17:59 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dinilai berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan. Kondisi suhu yang berubah secara drastis, baik terlalu panas maupun terlalu dingin, dapat memengaruhi daya tahan tubuh dan memicu munculnya berbagai penyakit.
Gangguan kesehatan yang umum terjadi akibat cuaca ekstrem antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bronkitis, hingga pneumonia. Selain itu, peningkatan paparan partikel debu dan polusi udara saat cuaca panas juga dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit paru atau jantung.
Dokter spesialis paru, Santi Rahayu Dewayanti, menjelaskan bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi sistem imun tubuh. Kondisi tersebut membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi, terutama pada saluran pernapasan.
“Cuaca yang ekstrem bisa mengganggu daya tahan tubuh atau imunitas kita. Di situ bisa terjadi peradangan pada saluran napas yang kemudian memicu gangguan kesehatan paru,” ujarnya.
Kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak kondisi ini adalah anak-anak, lanjut usia (lansia), serta penderita penyakit penyerta atau komorbid. Pada kelompok tersebut, daya tahan tubuh cenderung lebih rendah sehingga risiko infeksi menjadi lebih tinggi saat terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba.
“Anak-anak dan lansia memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa, sehingga mereka lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan, terutama saat cuaca ekstrem,” katanya menambahkan.
Selain faktor cuaca, kebiasaan merokok dan paparan polusi udara juga menjadi faktor yang dapat memperparah kondisi kesehatan paru-paru. Karena itu, menjaga pola hidup sehat dan mengurangi paparan polusi menjadi langkah penting dalam mencegah gangguan pernapasan.
“Jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat,” katanya.
Upaya pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam rumah menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....