Uban: Proses Alami Perubahan Warna Rambut
- 23 Feb 2026 22:45 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Uban adalah kondisi ketika rambut berubah warna menjadi putih atau abu-abu akibat berkurangnya produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata.
Dikutip dari laman www.britannica.com, seiring bertambahnya usia, sel pigmen dalam folikel rambut yang disebut melanosit akan mengalami penurunan fungsi. Akibatnya, rambut baru yang tumbuh tidak lagi memiliki warna seperti sebelumnya. Proses ini merupakan bagian alami dari penuaan dan umumnya mulai terlihat pada usia 30–40 tahun, meskipun pada sebagian orang bisa muncul lebih awal.
Dilansir dari laman www.healthline.com Selain faktor usia, kemunculan uban juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Jika orang tua mengalami uban dini, kemungkinan besar anak juga berpotensi mengalaminya. Di samping itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres oksidatif, kebiasaan merokok, serta kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin B12 dapat mempercepat munculnya uban. Kondisi medis tertentu juga dapat memengaruhi pigmentasi rambut, meskipun kasusnya relatif jarang.
Secara medis, uban bukanlah tanda penyakit berbahaya, melainkan perubahan biologis yang normal. Namun, bagi sebagian orang, munculnya uban dapat memengaruhi rasa percaya diri. Karena itu, banyak yang memilih untuk mewarnai rambut sebagai solusi kosmetik. Saat ini tersedia berbagai produk pewarna rambut, baik permanen maupun semi permanen, yang dapat membantu menutupi uban sesuai preferensi individu.
Menariknya, tren gaya hidup modern justru membuat sebagian orang memilih membiarkan uban tumbuh alami sebagai simbol kedewasaan dan penerimaan diri. Dalam beberapa tahun terakhir, rambut berwarna abu-abu bahkan menjadi tren fashion di kalangan tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap uban tidak lagi selalu dikaitkan dengan penuaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekspresi gaya pribadi.
(Stanly Kalumata)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....