Serangan Panik, Ini Kiat Mengatasinya
- 22 Feb 2026 00:19 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Serangan panik adalah episode tiba-tiba dari ketakutan atau kecemasan yang intens yang memuncak dalam beberapa menit. Orang yang mengalami serangan panik sering merasa kehilangan kendali, takut akan kematian atau bencana, dan mengalami gejala fisik yang kuat seperti detak jantung cepat, sesak napas, keringat dingin, gemetar, pusing, atau sensasi mati rasa.
Mengutip Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, serangan panik biasanya muncul secara tiba-tiba dan tanpa peringatan jelas, meskipun terkadang dipicu oleh situasi tertentu yang menimbulkan stres. Meskipun menakutkan, serangan panik tidak membahayakan nyawa secara langsung, tetapi bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup seseorang.
Dalam psikologi, serangan panik sering dikaitkan dengan gangguan panik, yaitu kondisi ketika serangan panik terjadi berulang kali dan menimbulkan ketakutan akan serangan berikutnya. Hal ini bisa memicu perilaku menghindar, di mana seseorang mulai menghindari tempat atau situasi tertentu karena takut mengalami serangan panik lagi.
Faktor penyebab serangan panik dapat berupa kombinasi faktor biologis, psikologis, dan lingkungan. Keturunan, ketidakseimbangan kimia otak, stres kronis, atau pengalaman traumatis dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan panik.
Penanganan serangan panik biasanya melibatkan terapi psikologis, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), yang membantu individu mengenali pola pikir dan respons tubuh yang memicu serangan. Dalam beberapa kasus, obat-obatan seperti antidepresan atau obat anti-kecemasan juga digunakan untuk mengurangi frekuensi dan intensitas serangan.
Selain perawatan profesional, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan sendiri saat serangan panik terjadi, misalnya teknik pernapasan dalam, meditasi, atau fokus pada sensasi tubuh untuk menenangkan diri. Edukasi tentang serangan panik juga membantu mengurangi ketakutan terhadap gejala itu sendiri, sehingga individu dapat lebih siap menghadapi episode berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....