Efek Kurang Tidur Terhadap Kesehatan Mental

  • 21 Feb 2026 21:43 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado : Tidur cukup sering dianggap sepele di tengah kesibukan harian, padahal tubuh tetap membutuhkan waktu istirahat untuk pulih. Kurang tidur tidak hanya membuat rasa lelah, tapi juga bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental secara keseluruhan.

Kurang tidur tak hanya menimbulkan rasa lelah, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan mental dan kinerja otak. Hubungan keduanya cukup kompleks, karena minimnya waktu tidur bisa memperburuk kondisi psikologis, sementara stres atau gangguan mental justru dapat memicu insomnia. Menurut halodoc.com, Beberapa efek kurang tidur pada kesehatan mental meliputi: emosi yang sulit dikontrol akibat aktivitas amygdala meningkat, depresi, gangguan ADHD, gangguan bipolar, serta kecemasan yang memicu mimpi buruk dan serangan panik. Tak hanya itu, fungsi otak juga ikut terganggu. Kurang tidur membuat otak bekerja lebih berat, menyebabkan pikiran menjadi kabur (brain fog), kesulitan mengingat informasi jangka pendek maupun panjang, dan menurunkan kemampuan mengatur perilaku serta membuat keputusan. Seseorang dikategorikan kurang tidur apabila hanya beristirahat kurang dari enam jam setiap malam. Oleh sebab itu, menjaga kualitas dan durasi tidur sangat penting demi kesehatan tubuh dan mental yang optimal.

Dengan begitu banyak dampak yang ditimbulkan, menjaga tidur yang cukup setiap malam bukan sekadar soal istirahat, tapi kebutuhan penting bagi tubuh dan pikiran. Mulailah membiasakan rutinitas tidur yang teratur agar energi tetap stabil, pikiran jernih, dan kesehatan mental tetap terjaga. Ingat, tidur berkualitas adalah kunci performa dan kesejahteraan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....