Memotong Kuku Bayi yang Aman
- 20 Feb 2026 07:35 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Memotong kuku bayi menjadi salah satu perawatan bayi yang tidak boleh dilewatkan. Kuku yang panjang rentan membuat bayi mengalami luka cakar akibat kebiasaan memegang wajah dan gerakannya yang masih belum bisa ia kontrol sepenuhnya. Dilansir dari Alodokter.com memotong kuku bayi harus dilakukan dengan hati-hati. Jika meleset atau digunting terlalu dalam, Bunda dapat melukai ujung jarinya.
Nah, berikut ini adalah tips memotong kuku bayi dengan aman:
1. Lakukan saat bayi tidur atau setelah ia mandi
Mengingat gerakan bayi yang belum terkendali, anda bisa menggunting kukunya saat ia sedang tidur pulas. Selain itu, anda juga bisa memotong kuku Si Kecil setelah ia selesai mandi karena dalam kondisi ini kukunya akan lebih lunak. Jika anda menggunting kuku Si Kecil saat ia terjaga, mintalah bantuan seseorang untuk memegang dan menjaganya agar tidak banyak bergerak ketika kukunya sedang dipotong.
2. Gunakan kikir kuku atau gunting kuku khusus
Jika Si Kecil masih berusia beberapa minggu, disarankan memotong kukunya dengan kikir kuku karena kukunya masih sangat lunak. Jika menggunakan gunting kuku, dikhawatirkan jari Si Kecil bisa terluka, khususnya bila anda belum terbiasa melakukannya. Selain itu, gunakan gunting kuku khusus bayi. Gunting jenis ini memiliki ujung yang tidak tajam seperti gunting kuku biasa.
3. Potong kuku bayi dalam posisi nyaman
Ketika memotong kuku Si Kecil, pastikan anda dalam posisi yang nyaman untuk menjangkau tangannya, misalnya dengan menempatkan Si Kecil di pangkuan. Pastikan juga ruangan tempat memotong kuku Si Kecil memiliki penerangan yang cukup agar bisa melihat batasan antara kuku dan kulit dengan jelas.
4. Gunakan teknik yang benar
Gunakanlah teknik yang benar untuk menggunting kuku bayi. Pegang jari Si Kecil yang ingin Bunda gunting. Kemudian, tekan kulit di ujung jarinya untuk memudahkan menggunting kuku. Jika masih ada sedikit kuku yang tersisa, gunakan alat kikir kuku untuk menghaluskannya dengan mengikuti tepian kukunya. Sementara untuk kuku kaki, guntinglah secara lurus.
5. Jangan panik saat menggunting kuku
Apabila tidak sengaja melukai ujung jari Si Kecil, tidak perlu panik. Segera bersihkan lukanya dengan air dingin, lalu balut dengan tisu. Selanjutnya, berikan sedikit tekanan pada lukanya. Dalam hitungan menit, perdarahannya pun akan berhenti. Hindari menempelkan plester pada luka di jari bayi. Dikhawatirkan, plester pembalut luka dapat terlepas dan tertelan serta membuat bayi menjadi tersedak. Anda dapat melakukan beberapa tips di atas untuk memotong kuku bayi dengan aman. Selain bisa menurunkan risiko bayi terluka karena kuku yang panjang, rutin memotong kukunya juga bermanfaat untuk mencegahnya dari cacingan. Mengingat kuku bayi tumbuh dengan cepat, disarankan gunting kuku dilakukan setidaknya seminggu sekali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....