Tanda-Tanda Badan Kelebihan Gula

  • 02 Des 2025 20:58 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado : Sejumlah tanda yang menunjukkan kelebihan gula darah, misalnya rasa mudah lapar, gerak tubuh yang lebih lamban, hingga timbulnya nyeri pada kaki. Kadar gula darah yang normal adalah sekitar 70 - 100 mg / dl sebelum makan, sedangkan setelah makan seharusnya kurang dari 180 mg/dl. Apabila kadar gula darah melebihi kadar normal secara umum tersebut, seseorang dapat dikatakan mengalami hiperglikemia.

Kondisi ini tidak semestinya diremehkan, sebab kadar gula darah yang tinggi merupakan penyebab utama penyakit diabetes. Agar dapat mengantisipasinya sejak awal, penting untuk mengetahui apa saja tanda apabila tubuh kelebihan gula.

Mengutip lamannya Alodoc.com bahwa tanda-tanda tubuh kelebihan gula adalah sebagai berikut :

1. Mudah Lelah

Kelelahan adalah salah satu gejala gula darah tinggi yang paling umum. Pada pengidap diabetes, kondisi ini memiliki nama lain kelelahan diabetes. Banyak orang dengan kondisi tersebut merasa lelah sepanjang waktu terlepas dari seberapa baik mereka tidur, seberapa sehat mereka makan, atau seberapa banyak mereka berolahraga secara teratur.

2. Penglihatan Kabur

Menurut studi di National Institute Of Diabetes And Digestive And Kidney Disease, tingginya glukosa dapat memicu gangguan mata. Hal ini dikarenakan kadar glukosa yang terlalu tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil pada bagian mata. Tanda tingginya kadar gula darah selanjutnya adalah penurunan ketajaman penglihatan. Alasannya kadar gula darah tinggi dapat membuat lensa dalam mata membengkak.Akibatnya, penglihatan menjadi tidak fokus. Selain itu penglihatan buram juga dapat terjadi akibat dari rusaknya pembuluh darah dan saraf pada mata akibat gula darah tinggi.

3. Mudah Lapar

Pada dasarnya, kondisi diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama bisa mengacaukan kadar glukosa. Hal inilah yang bisa menimbulkan siklus kelaparan di saat tubuh sedang mencoba mengembalikan kadar gula darah ke kondisi normal. Kadar glukosa yang rendah memang bisa membuat nafsu makan seseorang meningkat, tapi kadar gula darah yang tinggi juga demikian. Seseorang akan sulit merasakan kenyang saat gula darahnya melonjak.

4. Gerak Tubuh Lebih Lamban

Gula darah yang tinggi menimbulkan lonjakan insulin yang menimbulkan berbagai masalah pada tubuh. Salah satunya energi menjadi tidak stabil. Ketika tubuh terlalu banyak mengonsumsi gula, level gula darah juga semakin tinggi sehingga terjadilah pasang surut energi.

5. Kulit Bermasalah

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan sederet masalah bagi kulit. Sebagian orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda terhadap lonjakan insulin. Nah, melonjaknya insulin ini memicu hormon lainnya yang bisa menimbulkan masalah di kulit.

6. Mengidam Makanan Manis

Kalau Anda merasa kesulitan untuk berhenti ketika sedang mengasup makanan atau minuman manis, tidak usah heran. Semakin banyak gula yang dikonsumsi, maka semakin bertambah pula pula keinginanmu untuk mengonsumsinya. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya gula darah atau selera seseorang. Namun makanan manis bisa membuat seseorang ketagihan karena kandungan yang terdapat di dalamnya.

6. Penurunan Berat Badan Secara Signifikan

Penurunan berat badan yang penyebabnya bukan akibat kondisi kesehatan lain atau diet khusus bisa menjadi gejala gula darah tinggi.

Kondisi ini dapat terjadi akibat gula yang tetap berada dalam darah, namun tubuh tidak mendapatkan bahan bakar yang tubuh butuhkan. Akibatnya tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi. Pada akhirnya kondisi ini dapat menyebabkan penurunan berat badan secara signifikan tanpa alasan yang jelas.

7. Luka Lama Sembuh

Kadar gula darah tinggi dapat menyebebkan kesembuhan luka lama sembuh. Sebab tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah. Kondisi ini membuat sirkulasi darah pada tubuh menjadi terganggu. Karena itu penting bagi setiap orang untuk memantau dan memeriksakan kadar gula darah secara teratur.

8. Nyeri Pada Kaki

Tanda tingginya kadar gula darah tinggi selanjutnya adalah nyeri pada kaki. Sebab, tingginya kadar gula darah menyebabkan saraf seluruh tubuh mengalami kerusakan dalam jangka panjang. Kondisi ini adalah neuropati diabetik. Sebenarnya kerusakan saraf tersebut bisa terjadi pada saraf bagian manapun. Namun saraf kaki merupakan area tubuh yang paling sering terkena.

Gejala gula darah tinggi ini ditandai dengan kaki kesemutan, nyeri, atau mati rasa.

Semoga kita dapat mewaspadai gejala-gejala tubuh terkena gula darah tinggi.

// RIEKE MAMUAJA //

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....