Licorice: Herbal Tradisional Antioksidan hingga Antibakteri

  • 27 Okt 2025 22:22 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Licorice atau akar manis, yang memiliki nama ilmiah Glycyrrhiza glabra, dikenal memiliki beragam khasiat bagi kesehatan tubuh. Tanaman herbal yang banyak tumbuh di wilayah Asia, termasuk Indonesia, ini telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi gangguan kesehatan, mulai dari batuk, sakit tenggorokan, hingga masalah pencernaan.

Menurut informasi yang dikutip dari laman polri.go.id senyawa antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri yang terkandung dalam licorice berperan dalam meredakan batuk, sakit tenggorokan, melancarkan saluran pernapasan, mengurangi gejala GERD, hingga membantu menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori penyebab tukak lambung.

Licorice dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti teh herbal yang diseduh dengan air hangat, permen, maupun suplemen. Konsumsi teh licorice dipercaya dapat meredakan batuk, sakit tenggorokan, dan meringankan gejala asma.

Selain itu, licorice juga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Kandungan antioksidan dan sifat antiradang dalam licorice diyakini dapat mencegah dermatitis atopik, mengatasi jerawat, serta menunda tanda-tanda penuaan dini akibat paparan sinar ultraviolet.

Licorice juga bermanfaat untuk gangguan pencernaan. Ekstraknya mampu meredakan gejala GERD, seperti rasa terbakar di dada dan nyeri perut, serta menghambat penyebaran bakteri H. pylori. Beberapa penelitian awal juga menunjukkan potensi licorice untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker kulit, payudara, usus besar, dan prostat, meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Selain itu, kandungan antibakteri licorice dapat membantu mencegah kerusakan gigi. Produk pasta gigi yang mengandung ekstrak licorice diyakini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Licorice juga disebut bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah, mengurangi gejala menopause, dan menurunkan berat badan.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi licorice tidak berlebihan. Konsumsi yang terlalu banyak dan dalam jangka panjang dapat memicu efek samping serius, seperti kelemahan otot, hipertensi, dan aritmia. Dengan beragam manfaatnya, licorice bisa menjadi pilihan herbal untuk menjaga kesehatan, asalkan digunakan dengan bijak dan sesuai anjuran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....