Kenali Tanda Awal Kelainan Katup Jantung Anak
- 14 Sep 2025 16:22 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Kelainan katup jantung pada anak bisa muncul sejak lahir maupun saat anak tumbuh besar. Kondisi ini sering sulit terdeteksi karena gejalanya mirip dengan penyakit lain, padahal dapat berdampak serius terhadap pertumbuhan.
Dalam talkshow Keluarga Sehat yang disiarkan Kementerian Kesehatan RI, Damba Dwisepto Aulia Sakti, dokter dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Harapan Kita menjelaskan bahwa katup jantung berfungsi seperti pintu antar ruang jantung agar aliran darah tetap terarah. “Kalau katupnya menyempit, aliran darah ke seluruh tubuh terhambat. Kalau bocor, darah yang seharusnya keluar justru kembali ke jantung sehingga jantung bisa membesar,” ungkapnya.
Gejala yang perlu diperhatikan orang tua, antara lain anak cepat lelah, sesak napas, bengkak di tubuh, hingga kesulitan menyusu pada bayi. “Kalau bayi menyusu terputus-putus karena sesak, itu bisa jadi tanda. Pada anak yang lebih besar, biasanya mereka cepat capek atau tidak kuat beraktivitas seperti teman sebayanya,” jelasnya.
Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan medis menjadi langkah penting. Dalam talkshow tersebut dijelaskan bahwa pemeriksaan dapat dilakukan melalui USG jantung atau ekokardiografi, rekam jantung (EKG), hingga rontgen dada untuk melihat pembesaran jantung dan kondisi paru-paru.
Sekitar 4.000 anak di Indonesia lahir dengan penyakit jantung bawaan setiap tahun. Untuk kasus kelainan katup yang didapat, prevalensi penyakit jantung reumatik diperkirakan 3–8 anak dari 1.000 populasi, terutama akibat infeksi radang tenggorokan.
Damba juga menekankan peran orang tua dalam deteksi dini. “Sedikit saja perubahan, orang tua biasanya menyadari. Maka kalau anak terlihat berbeda dari biasanya, sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya.
(Noni Octavia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....