Bahaya Tersembunyi di Balik Roti Berjamur, Ancam Jiwa
- 10 Agt 2025 11:28 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Masyarakat diimbau untuk mewaspadai bahaya mengonsumsi roti yang sudah berjamur. Jamur pada roti kerap tidak terdeteksi dengan baik, sehingga sebagian orang tanpa sengaja memakannya.
Sebagaimana makanan lain, roti memiliki masa kedaluwarsa. Jika sudah melewati batas tersebut, roti biasanya mulai berjamur, ditandai dengan bintik-bintik hijau, abu, atau hitam pada permukaannya, disertai bau tak sedap. Spora jamur dapat menyebar melalui udara dan tumbuh hingga ke bagian dalam roti, sehingga meski terlihat bersih di permukaan, bagian dalamnya bisa saja sudah terkontaminasi.
Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi polri.go.id makan roti berjamur dalam banyak kasus tidak menimbulkan masalah besar bagi orang sehat tanpa alergi jamur atau masalah daya tahan tubuh. Namun, pada sebagian orang, konsumsi roti berjamur dapat memicu gejala seperti mual, muntah, diare, sakit perut, dan demam. Reaksi alergi seperti gatal-gatal, batuk, bersin, hingga masalah pernapasan seperti asma dan mengi juga bisa terjadi.
Pada kasus yang lebih serius, terutama bagi penderita dengan sistem kekebalan tubuh lemah, konsumsi roti berjamur dapat berujung pada keracunan makanan atau bahkan infeksi jamur sistemik yang membahayakan jiwa.
Apabila tidak sengaja memakan roti berjamur, masyarakat diimbau untuk memantau gejala yang muncul. Jika gejala berat seperti demam tinggi, sesak napas, atau muntah berkepanjangan terjadi, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Disarankan pula untuk menjaga asupan cairan dengan minum air putih yang cukup dan mengonsumsi makanan mudah dicerna.
Roti memang praktis dan sering menjadi pilihan saat bepergian, namun masa simpannya yang singkat membuatnya rentan berjamur. Untuk mencegah risiko kesehatan, sebaiknya hindari mengonsumsi roti atau makanan lain yang sudah berjamur.
(Tetty B Pangemanan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....