Kenali Hair Pulling Disorder, Sindrom Menarik Rambut

  • 15 Mar 2025 21:02 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado : Hair pulling disorder, atau yang dikenal dengan trikotilomania, adalah suatu gangguan psikologis yang ditandai dengan dorongan untuk menarik rambut dari tubuh sendiri, seperti dari kulit kepala, alis, atau bulu tubuh lainnya. Orang yang mengalami hair pulling disorder sering merasa tidak dapat menahan dorongan tersebut, meskipun mereka sadar bahwa itu bisa menyebabkan kerusakan fisik atau sosial.

Orang dengan hair pulling disorderTrikotilomania sering dikaitkan dengan perasaan cemas, stres, atau kebosanan, dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Gangguan ini termasuk dalam kategori gangguan kontrol impuls dan dapat membutuhkan terapi seperti terapi perilaku kognitif untuk membantu mengelola dorongan tersebut. sering merasa lega atau puas setelah mencabut rambut, meskipun mereka juga bisa merasa malu atau terganggu oleh kebiasaan ini. Gangguan ini dapat menyebabkan kerusakan rambut yang signifikan dan bahkan kebotakan pada area tertentu.

Ada beberapa faktor seseorang mengalami Trichotillomania menurut halodoc.com seperti Riwayat keluarga, usia yang biasanya berkembang pada umur 10-13 tahun, gangguan lainnya seperti depresi, keceemasan, gangguan obsesif-komplusif (OCD) bahkan sampai stres.

Menurut halodoc.com ada beberapa tanda serta gejala yang bisa di identifikasi dari Hair pulling disorder ini :

  • Menarik rambut berulang kali, biasanya rambut dari kulit kepala, alis, atau bulu mata. Namun terkadang juga dari area tubuh lain, dan tempat dapat bervariasi dari waktu ke waktu.
  • Rasa tegang yang meningkat sebelum menarik rambut, atau ketika mencoba menahan diri untuk tidak menarik.
  • Rasa senang atau lega setelah rambut dicabut.
  • Kerontokan rambut, seperti rambut pendek atau area yang menipis atau botak di kulit kepala atau area lain di tubuh, termasuk bulu mata atau alis yang jarang atau hilang.
  • Menggigit, mengunyah, atau memakan rambut yang dicabut.
  • Memainkan rambut yang dicabut atau menggosokkannya ke bibir atau wajah.

Hair pulling disorder sering dikaitkan dengan perasaan cemas, stres, atau kebosanan, dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Gangguan ini termasuk dalam kategori gangguan kontrol impuls dan dapat membutuhkan terapi seperti terapi perilaku kognitif untuk membantu mengelola dorongan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....