Waspadai, Makanan yang Menyebabkan Sakit Perut Melilit

  • 20 Des 2024 07:51 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Sakit perut melilit memiliki beragam penyebab, bisa jadi karena masalah pencernaan atau hormon. Biasanya, rasa sakitnya akan hilang dengan sendirinya. Namun, kondisi kesehatan lain bisa juga bisa memicu kondisi ini. Contohnya kontraksi otot perut, masalah pada organ di perut, atau kelainan pada sistem pencernaan.

Sensasi otot-otot perut terasa kencang menjadi gambaran bagaimana rasanya saat perut melilit. Terkadang, kondisinya mirip dengan perut kembung atau kram. Salah satu cara penting untuk mengatasi rasa sakitnya adalah dengan memperhatikan asupan makanan.

Melansir dari laman KlikDokter, ketika perut melilit, ada baiknya kamu menghindari makanan-makanan di bawah ini agar kondisimu tidak memburuk. Berikut tujuh makanan penyebab sakit perut yang wajib dihindari:

1. Susu dan Produk Olahannya

Susu, keju, yoghurt, es krim, dan produk olahan susu lainnya dapat menyebabkan keluhan sakit perut parah bila Anda mengidap penyakit IBS. Hal ini terjadi karena kandungan disakarida (sejenis gula) yang sering berada dalam bentuk laktosa.

2. Gula dan Pemanis Buatan

IBS tidak membeda-bedakan segala hal yang bersifat manis. Itu artinya, madu hingga pengganti gula, seperti sorbitol dan xylitol, juga harus dihindari. Pemanis tersebut dikemas dengan karbohidrat yang sulit dicerna, sehingga mereka juga mudah difermentasi oleh bakteri di usus. Ujung-ujungnya, apalagi kalau bukan sakit perut parah.

3. Kafein dan Alkohol

Makanan dan minuman yang mengandung kafein menstimulasi gerakan di dalam usus besar. Kopi adalah salah satu makanan penyebab sakit perut, yang paling sering dilaporkan pasien dengan IBS.

Tak hanya kafein, penderita IBS juga sebaiknya menjauhi alkohol. Studi dalam The American Journal of Gastroenterology menemukan, wanita dengan IBS berisiko lebih tinggi untuk sakit perut, mual, dan diare usai minum beralkohol.

4. Makanan Kemasan

Mulai sekarang, bacalah label nutrisi dengan saksama. Beberapa makanan kemasan seperti sup, salad, sereal, campuran bumbu, ataupun makanan beku punya kandungan yang tidak baik untuk tubuh. Misalnya, penyedap alami dapat mengandung bawang putih atau bubuk bawang. Keduanya tidaklah dianjurkan untuk penderita IBS.

5. Buah dan Sayuran Tertentu

Beberapa buah dan sayur tinggi kadar oligosakarida, monosakarida, dan poliol. Senyawa tersebut tidak cocok dengan perut yang sensitif. Daftar makanan penyebab sakit perut tersebut meliputi brokoli, kol, kubis, mangga, ceri, semangka, pir, apel, dan juga jamur.

6. Makanan Pedas

Cabai sangat disukai oleh orang Indonesia. Namun sayang, cabai tergolong makanan penyebab sakit perut. Bumbu penambah rasa ini mengandung capsaicin, yakni senyawa yang menyebabkan sensasi panas dan terbakar. Senyawa tersebut dapat mengiritasi lambung dan saluran pencernaan lainnya sehingga memicu sakit perut.

7. Makanan Berlemak

Makanan tidak sehat untuk perut berikutnya adalah makanan berlemak, termasuk yang digoreng. Asupan tersebut bisa menimbulkan banyak keluhan, terutama bagi orang dengan IBS.

Selain makanan yang digoreng, cokelat juga mengandung kadar lemak dan gula yang tinggi. Beberapa orang dengan IBS mengalami sembelit setelah makan cokelat.

Saat sakit perut melanda, Anda dapat memperbanyak asupan air putih, kompres hangat pada perut, dan minum obat antasida. Hindari makan makanan penyebab sakit perut di atas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....