Prinsip Makan: Makanlah Sebelum Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang
- 27 Sep 2024 14:29 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Dalam dunia kesehatan dan gizi, ada prinsip populer yang sering disebut sebagai "makanlah sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang." Prinsip ini menekankan pentingnya mendengarkan isyarat tubuh dan menjaga pola makan yang seimbang.
Pendekatan ini telah lama dianjurkan dalam berbagai tradisi kesehatan, termasuk dalam praktik kebiasaan makan sehat di Jepang dan konsep mindful eating di Barat. Seperti di rangkum berbagai sumber: Harvard Health Publishing: Panduan tentang mindful eating dan pengaturan porsi makan, Blue Zones: Studi tentang kebiasaan makan masyarakat Okinawa. Dr. Michelle May: Pakar kesehatan yang mempromosikan mindful eating dan makan terkontrol. Dr. Melina Jampolis: Ahli gizi klinis yang meneliti manfaat pola makan teratur dan seimbang.
Menurut Dr. Michelle May, dokter sekaligus ahli mindful eating, makan saat kita baru mulai merasa sedikit lapar dapat membantu tubuh memetabolisme makanan dengan lebih baik dan mencegah fluktuasi kadar gula darah yang dapat memicu rasa lapar yang berlebihan.
Berhenti Sebelum Kenyang: Apa Manfaatnya?
Prinsip berhenti makan sebelum kenyang juga didukung oleh penelitian kesehatan modern. Saat makan hingga kenyang penuh, kita cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan tubuh, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan kenaikan berat badan.
Blue Zones, sebuah studi global tentang populasi yang hidup paling lama dan sehat, mencatat bahwa masyarakat di Okinawa, Jepang, memiliki kebiasaan makan hingga 80% kenyang, atau yang dikenal sebagai "hara hachi bu." Kebiasaan ini dianggap sebagai salah satu faktor yang mendukung umur panjang mereka.
Dr. Melina Jampolis, seorang ahli gizi klinis, mengatakan bahwa dengan berhenti makan sebelum kenyang, kita memberi kesempatan pada tubuh untuk mencerna makanan dengan lebih baik dan menghindari perasaan kembung serta gangguan pencernaan.
Bagaimana Melakukannya?
Makan dengan perlahan: Mengambil waktu untuk mengunyah makanan dapat memberikan otak waktu yang cukup untuk menerima sinyal kenyang dari perut.
Fokus pada makanan: Hindari distraksi seperti televisi atau smartphone saat makan, karena ini bisa membuat kita tidak sadar sudah makan terlalu banyak.
Kenali isyarat tubuh: Belajarlah untuk mengenali kapan tubuh memberikan sinyal bahwa cukup makanan sudah dikonsumsi. Sinyal ini biasanya datang sebelum perut benar-benar terasa penuh.
Kesimpulan:
Prinsip "makanlah sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang" adalah pendekatan yang sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan. Dengan mengikuti prinsip ini, kita tidak hanya membantu menjaga berat badan yang sehat, tetapi juga mengurangi risiko gangguan pencernaan dan penyakit terkait pola makan berlebih. Kebiasaan ini juga mendukung keseimbangan energi harian dan mendukung fungsi tubuh secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....