Jenis Olahraga yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

  • 26 Sep 2024 17:09 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Hamil bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk hidup sehat dengan olahraga. Faktanya, ibu hamil masih diperbolehkan untuk melakukan olahraga tertentu guna memperlancar proses kehamilan serta menjaga kebugaran.

Melansir dari laman qoala, menjelaskan tidak semua olahraga diperbolehkan untuk ibu hamil, terutama ibu hamil trimester 1. Ada aturan khusus mengenai olahraga untuk ibu hamil berdasarkan jenis olahraga dan masa kehamilannya. Berikut ini daftar olahraga yang tidak diperbolehkan untuk ibu hamil.

1. Olahraga Kontak (Contact Sports)

Jenis olahraga untuk ibu hamil yang tidak boleh salah satunya adalah olahraga kontak atau contact sports. Kontak yang dimaksud disini adalah kontak fisik. Jenis olahraga kontak fisik yang membahayakan antara lain hoki, voli, tinju, taekwondo, judo, rugby, squash, serta sepak bola. Olahraga kontak tergolong membahayakan karena bisa menyebabkan area tubuh ibu hamil, termasuk perut, mengalami tendangan atau pukulan.

2. Olahraga yang Banyak Melibatkan Gerakan Perut

Selain olahraga kontak, masih ada jenis olahraga untuk ibu hamil lain yang membahayakan yaitu olahraga yang melibatkan gerakan perut. Contohnya antara lain sit up, push up, serta knee up. Olahraga ini membuat area perut tertekan dan tentunya membahayakan kehamilan.

3. Olahraga yang Banyak Melibatkan Lompatan

Tidak hanya olahraga yang melibatkan perut, ibu hamil juga perlu menghindari berbagai jenis olahraga yang melibatkan gerakan melompat. Gerakan melompat dapat membahayakan janin, risiko plasenta terlepas pun lebih besar dengan melakukan gerakan ini. Selain itu, melompat juga berisiko membuat ibu hamil jatuh yang tentu tidak diperbolehkan selama kehamilan.

4. Olahraga dengan Pose Berbaring yang Lama

Dalam kegiatan apapun, posisi terlentang tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Termasuk dalam gerakan yang bisa ibu hamil lakukan, posisi berbaring atau terlentang juga tidak direkomendasikan.

Pasalnya, posisi berbaring terlalu lama dapat membuat ibu hamil merasa pusing dan lemas karena adanya tekanan pada pembuluh vena. Terlebih setelah kehamilan masuk usia 16 minggu, usahakan tidak melakukan olahraga dengan gerakan tersebut.

5. Olahraga yang Terlalu Menguras Energi

Ibu hamil tidak diperbolehkan melakukan kegiatan yang mengakibatkan rasa lelah berlebihan. Untuk itulah olahraga berat dalam waktu yang lama apalagi sampai menguras energi juga dilarang. Rasa lelah berlebihan dapat memicu risiko kontraksi sebelum waktunya yang tentu sangat berbahaya. Untuk itulah ibu hamil dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan dan tidak menguras energi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....