Bukan Cuma Cantik, Pola Sayap Kupu-Kupu Berfungsi untuk Mengecoh Pemangsa
- 04 Okt 2026 17:45 WIB
- Manado
Poin Utama
- Peneliti dari Universitas Exeter dan Essex menemukan bahwa garis, bintik, dan gerakan kepakan sayap kupu-kupu menciptakan ilusi mata yang membingungkan burung pemangsa saat mengukur kecepatan serta arah terbang.
- Pola dan hiasan seperti "ekor" pada sayap kupu-kupu Swallowtail bertugas mengalihkan patukan burung ke bagian tepi sayap, sehingga organ tubuh utama kupu-kupu tetap aman meski sayapnya sempat tertusuk atau robek.
- Kupu-kupu putih polos juga terbukti sulit ditangkap karena kontras warnanya yang tinggi membuat mereka terlihat bergerak lebih cepat; fenomena ilusi gerak ini diyakini juga dipakai oleh hewan lain seperti burung, kadal, dan ikan.
RRI.co.id, Manado - Warna-warni indah pada sayap kupu-kupu ternyata bukan sekadar hiasan. Penelitian terbaru dari para ahli ekologi di Inggris mengungkapkan bahwa corak cantik tersebut adalah strategi bertahan hidup cerdas yang mengandalkan ilusi mata untuk mengeluh serangan burung pemangsa.
Dilansir dari The Guardian, studi yang dilakukan peneliti dari Universitas Exeter dan Universitas Essex menemukan bahwa kombinasi bintik, garis, serta gerakan terbang kupu-kupu yang meliuk-liuk sanggup mengacaukan perkiraan pemangsa soal arah dan kecepatan terbang mereka.
George Hancock dari Universitas Exeter menjelaskan bahwa sebagian besar kupu-kupu di Eropa tidak beracun dan sangat mudah terlihat saat melayang di udara. Agar tidak gampang dimangsa, mereka mengandalkan trik visual khusus pada sayapnya.
"Ilusi ini merusak sistem pemetaan mata pemangsa saat mengunci sasaran. Akibatnya, burung atau pemangsa lain sering kali patukannya luput," ujar Hancock.

Peneliti lain, Jolyon Troscianko, menyebutkan bahwa sayap kupu-kupu terus berubah bentuk saat melayang—menguncup saat bergerak ke atas dan membentang saat mengayun ke bawah. Perubahan sudut garis ini menciptakan efek yang mirip dengan ilusi tiang pangkas rambut (barber pole illusion), yaitu gerakan semu yang menipu mata.
Salah satu kupu-kupu yang sangat lihai menggunakan trik ini adalah jenis Swallowtail. Spesies ini memiliki sirip kecil menyerupai ekor di bagian belakang sayapnya yang terbukti ampuh memancing patukan burung agar tidak mengenai bagian tubuh utama.
"Di alam liar, kupu-kupu Swallowtail sering ditemukan dengan ekor putus atau sayap berlubang bekas patukan burung. Ini membuktikan bahwa pola sayap mereka berhasil membelokkan serangan ke area tepi yang tidak berbahaya," jelas Troscianko.
Uniknya, studi yang terbit di jurnal Nature ini juga menemukan bahwa kupu-kupu berwarna putih polos pun tak kalah jago meloloskan diri. Kontras warna putih yang tajam terhadap latar belakang alam membuat mereka terlihat seolah terbang lebih cepat dari aslinya, sehingga merusak perkiraan waktu serangan musuh.
Untuk menguji temuan ini, para peneliti menggunakan simulasi komputer serta melibatkan 100 sukarelawan untuk mencoba menangkap kupu-kupu virtual pada layar sentuh. Hasilnya, hampir semua peserta kesulitan menebak posisi pasti si kupu-kupu.
Para ilmuwan meyakini trik ilusi gerak semacam ini sebenarnya sangat lumrah di alam liar, mulai dari kepakan sayap burung hingga kibasan ekor kadal dan ikan saat menghindari bahaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....