Serangga Baru Asal Australia Dinamai Menyerupai Taylor Swift
- 14 Sep 2026 15:34 WIB
- Manado
Poin Utama
- Peneliti UC Riverside menemukan genus serangga baru asal Australia bernama Swiftiephylus untuk menghormati Taylor Swift.
- Empat spesies baru dalam genus tersebut dinamai berdasarkan nama dan album populer sang penyanyi dengan adaptasi bahasa Latin.
- Penamaan ini bertujuan untuk menarik perhatian publik terhadap pentingnya taksonomi dan konservasi keanekaragaman hayati serangga.
RRI.CO.ID, Manado - Dunia sains kembali dikejutkan dengan penemuan spesies baru. Sebanyak 12 spesies serangga pemakan tumbuhan asal Australia resmi dideskripsikan dalam jurnal Insect Systematics and Evolution. Dari jumlah tersebut, satu genus baru dinamai Swiftiephylus sebagai bentuk penghormatan kepada musisi global, Taylor Swift.
Genus ini mencakup empat spesies unik, yakni Swiftiephylus taylorae, Swiftiephylus amator, Swiftiephylus intrepidus, dan Swiftiephylus poetorum. Penamaan ini terinspirasi dari nama sang artis beserta album-album populernya, menggunakan terjemahan bahasa Latin untuk kata Taylor, lover, fearless, dan poets.
Sarah Schroeder, mahasiswa doktoral entomologi di UC Riverside sekaligus penggemar berat Taylor Swift, adalah sosok di balik penamaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa warna tubuh serangga ini yang berwarna kuning pucat dengan aksen merah sangat menyerupai ciri khas sang penyanyi, sekaligus berfungsi sebagai kamuflase alami pada tanaman she-oak.
Spesies baru ini termasuk dalam famili Miridae, kelompok kutu sejati terbesar di dunia. Spesimen-spesimen tersebut sebenarnya telah dikumpulkan dari ekspedisi keanekaragaman hayati di Australia antara tahun 1995 hingga 2004, sebelum akhirnya diteliti secara mendalam oleh Schroeder dan pembimbingnya, Christiane Weirauch.
Melalui penamaan ini, para peneliti berharap masyarakat lebih peduli terhadap pentingnya taksonomi dan konservasi serangga. Mengingat jutaan spesies serangga di bumi masih belum teridentifikasi, publikasi ilmiah ini menjadi langkah krusial dalam mendokumentasikan keanekaragaman hayati yang belum terjamah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....