Fenomena Langka Gerhana Matahari Total Berwarna Emas di Spanyol

  • 18 Agt 2026 09:49 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • Peristiwa Gerhana Matahari Total yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Benavente, Spanyol, menampilkan pemandangan korona Matahari berwarna keemasan yang sangat langka.
  • Kombinasi posisi Matahari yang rendah di dekat horizon (efek hamburan cahaya atmosfer) serta tingginya partikel asap dari kebakaran hutan menjadi filter alami pembias warna kuning-emas.
  • Meski korona tertutup warna emas, lidah api Matahari (prominence) berbahan hidrogen di sisi kiri tetap mempertahankan warna aslinya yang merah muda terang.

RRI.co.id, Manado - Fenomena astronomi memukau kembali menyita perhatian para ilmuwan dan pecinta antariksa. Peristiwa Gerhana Matahari Total yang diamati dari kawasan Benavente, Spanyol, pada Rabu, 12 Agustus 2026, menampilkan pemandangan korona Matahari yang tak biasa dengan kilau warna keemasan.

Mengutip laporan penjelasan astronom profesional yang dipublikasikan dalam laman Astronomy Picture of the Day (APOD), korona atau lapisan luar atmosfer Matahari pada umumnya terlihat berwarna putih mutiara saat terjadi gerhana total. Namun, pengamatan di Spanyol pada pertengahan Agustus 2026 ini menyajikan pemandangan yang amat berbeda.

Warna keemasan yang terhampar pada korona tersebut disebabkan oleh dua faktor utama atmosfer. Pertama, fenomena gerhana di Spanyol terjadi saat posisi Matahari berada sangat rendah di dekat garis horizon jelang terbenam. Pada posisi ini, sinar matahari harus menembus lapisan udara yang lebih tebal sehingga gelombang cahaya biru terbiaskan dan menghilang.

Faktor kedua dipicu oleh tingginya konsentrasi asap di udara akibat kebakaran hutan di sekitar lokasi pengamatan. Partikel asap tersebut bertindak sebagai filter tambahan yang makin menyaring sisa-sisa warna biru dan memperkuat spektrum warna kuning keemasan yang dominan.

Menariknya, di tengah kepungan warna emas korona tersebut, tonjolan lidah api Matahari (prominence) berbahan gas hidrogen yang melayang di sisi kiri Matahari tetap mempertahankan warna aslinya, yakni merah muda terang (bright pink).

Gambar menakjubkan yang diproses menggunakan teknik komposit multiple-exposure HDR ini memberikan gambaran nyata betapa kondisi atmosfer Bumi dapat membiaskan keindahan visual dari peristiwa langit berskala kosmis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....