Awasi Anak Bermain Gadget, Cegah Dampak Buruk sejak Dini
- 05 Agt 2026 18:23 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Maraknya penggunaan gadget di kalangan anak, bahkan sejak usia balita, menjadi perhatian serius. Di era digital, handphone memang memberikan banyak manfaat, mulai dari sarana belajar hingga hiburan. Namun, tanpa pengawasan orang tua, penggunaan gadget dapat membawa dampak negatif bagi tumbuh kembang anak.
Dikutip dari laman polri.go.id memantau anak saat bermain handphone sangat penting untuk mencegah kecanduan, melindungi mereka dari konten berbahaya, serta mendukung perkembangan fisik, mental, dan sosial secara optimal. Pengawasan yang baik juga dapat mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus memastikan aktivitas digital tetap seimbang dengan kegiatan sehari-hari.
Ada sejumlah risiko yang dapat muncul apabila anak menggunakan handphone tanpa pengawasan. Di antaranya, anak berpotensi mengakses konten yang tidak pantas seperti kekerasan, pornografi, maupun ujaran kebencian. Selain itu, penggunaan gadget secara berlebihan dapat memicu kecanduan, menyebabkan anak kehilangan kontrol terhadap waktu, sulit berkonsentrasi saat belajar, mengalami gangguan tidur, hingga menjadi kurang bersosialisasi.
Tak hanya itu, anak juga rentan menjadi korban cyberbullying atau perundungan di dunia maya. Risiko lainnya adalah terjadinya pembelian online atau transaksi dalam permainan secara tidak sengaja tanpa sepengetahuan orang tua.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, orang tua disarankan menerapkan sejumlah langkah pengawasan. Di antaranya dengan membuat aturan penggunaan handphone, seperti membatasi durasi bermain maksimal satu hingga dua jam per hari serta menghindari penggunaan gadget saat waktu belajar, makan, dan menjelang tidur.
Orang tua juga dapat memanfaatkan aplikasi parental control seperti Google Family Link, Qustodio, atau Norton Family untuk mengatur waktu layar, membatasi akses aplikasi, serta memantau aktivitas anak di perangkat digital.
Selain itu, pendampingan saat anak mengakses internet juga dinilai penting. Orang tua dianjurkan menemani anak saat menonton video atau bermain gim, sekaligus berdiskusi mengenai konten yang mereka lihat. Anak juga perlu diajarkan mengenali bahaya dunia maya serta memahami etika dalam menggunakan internet.
Sebagai alternatif, orang tua dapat mengajak anak melakukan aktivitas positif seperti bermain di luar rumah, berolahraga, membaca buku, maupun mengikuti kegiatan seni dan keagamaan agar waktu penggunaan gadget tetap seimbang. Pengawasan terhadap penggunaan gadget bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua. Guru, keluarga besar, hingga lingkungan sekitar juga diharapkan ikut berperan dalam memberikan edukasi mengenai keamanan digital dan penggunaan internet yang bijak.
Sebagaimana pesan yang disampaikan, "Teknologi bukan musuh, tapi juga bukan pengganti orang tua. Kehadiran dan bimbingan kitalah yang membuat anak tetap aman." Dengan pengawasan yang tepat, manfaat teknologi dapat dirasakan secara optimal tanpa mengabaikan kesehatan, pendidikan, dan tumbuh kembang anak.
(Sumber:tribratanews.polri.go.id)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....