WhatsApp Rilis Fitur Username, Amankan Privasi Kontak Pengguna

  • 30 Jun 2026 20:37 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • Pengguna sudah bisa memesan username (3-35 karakter) sebelum fitur diluncurkan resmi demi menghindari rebutan nama.
  • WhatsApp memprioritaskan sinkronisasi nama bagi pemilik bisnis di ekosistem Meta dan memblokir nama tokoh publik agar tidak disalahgunakan.
  • WhatsApp segera mengizinkan pengguna menyembunyikan nomor telepon dan beralih menggunakan username unik untuk berkomunikasi.

RRI.co.id, Manado - WhatsApp akhirnya meluncurkan fitur yang paling dinantikan untuk mengatasi celah privasi pengguna. Aplikasi pesan instan populer ini akan segera mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi menggunakan username (nama pengguna) unik, sebagai alternatif dari nomor telepon.

Berdasarkan laporan resmi dari ABC News, anak perusahaan Meta Platforms ini telah membuka tahap reservasi nama pengguna unik mulai Senin, 29 Juni 2026. Langkah awal ini sengaja dilakukan agar pengguna dapat mengamankan nama panggilan atau identitas digital mereka sebelum fitur ini resmi digulirkan secara global akhir tahun ini.

Wakil Presiden Produk WhatsApp, Alice Newton-Rex, menegaskan bahwa fitur ini dirancang sebagai pilar utama dalam meningkatkan privasi digital pengguna.

"Kami merancang ini sebagai fitur privasi inti," ujar Alice Newton-Rex kepada awak media.

Dalam beberapa bulan ke depan, pengguna akan diberikan kendali penuh untuk memilih apakah mereka hanya ingin ditemukan dan dihubungi melalui username, bukan lagi nomor telepon pribadi.

Untuk mencegah penyalahgunaan dan menjaga privasi tetap ketat, WhatsApp menegaskan beberapa aturan main berikut:

  • Tanpa Pencarian Terbuka: WhatsApp tidak akan menyediakan direktori atau daftar username publik. Sistem juga tidak akan memberikan rekomendasi nama saat pengguna mengetik.
  • Wajib Tahu Nama Tepat: Seseorang harus mengetahui dengan persis susunan huruf username Anda untuk bisa memulai obrolan pertama kali.
  • Aturan Karakter: Nama pengguna harus terdiri dari 3 hingga 35 karakter.

Keleluasaan ini biasanya memicu perebutan handle atau nama unik yang estetik dan komersial. Mengantisipasi hal tersebut, WhatsApp memberikan prioritas kepada perusahaan, organisasi, dan kreator yang sudah memiliki akun resmi di Instagram serta Facebook untuk mengklaim username mereka yang selaras.

Selain itu, WhatsApp juga akan menahan (memblokir sementara) username milik tokoh populer, figur publik, selebritas, hingga lembaga pemerintah untuk mencegah tindakan penipuan dan peniruan identitas (impersonation).

Selama ini, pengaturan privasi WhatsApp dinilai cukup terbatas karena hanya mengandalkan fitur blokir manual dan pembungkaman telepon dari nomor tidak dikenal. Kehadiran fitur username ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi lebih dari 3 miliar pengguna aktif WhatsApp di seluruh dunia, khususnya di wilayah Asia dan Eropa yang menjadikan aplikasi ini sebagai moda komunikasi utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....