Teleskop Hubble Abadikan Perjalanan Galaksi Spiral M88 Menuju Pusat Gugus Virgo
- 31 Mei 2026 00:05 WIB
- Manado
Poin Utama
- Hubble berhasil menangkap detail galaksi spiral M88 di rasi bintang Coma Berenices, yang berpusat pada lubang hitam supermasif berukuran 100 juta kali massa matahari.
- Dalam perjalanannya menuju pusat Gugus Virgo, M88 mengalami tekanan ekstrem yang mengikis gas dinginnya, sehingga memotong piringan galaksi dan menghambat pembentukan bintang baru.
- Pengamatan lewat Kamera Wide Field 3 Hubble ini menjadi bagian penting dari program ilmiah untuk mempelajari bagaimana lingkungan padat di luar angkasa dapat mengubah jalannya evolusi sebuah galaksi spiral.
RRI.CO.ID, Manado - Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA/ESA kembali memperlihatkan pemandangan luar biasa dari objek langit jauh. Kali ini, fokus pengamatan tertuju pada Messier 88 (M88), sebuah galaksi spiral aktif yang sedang berada dalam perjalanan kosmik selama ratusan juta tahun.
Galaksi yang juga dikenal dengan nama NGC 4501 ini terletak sekitar 63 juta tahun cahaya dari bumi di rasi bintang Coma Berenices.
M88 dikategorikan sebagai galaksi aktif karena di bagian pusatnya terdapat lubang hitam supermasif yang secara konstan menyerap gas dan debu di sekitarnya. Para astronom memperkirakan massa lubang hitam ini mencapai 100 juta kali lipat dari massa matahari kita, dan aktivitasnya memicu aliran gas keluar dari pusat galaksi.
Pemandangan menarik terlihat pada bagian jantung galaksi yang berpendar hangat karena dikelilingi oleh populasi bintang tua berwarna kemerahan. Dari pusat tersebut, menjalar lengan-lengan spiral simetris yang rapat, dihiasi oleh gugusan bintang berwarna merah muda dan biru yang berkilauan serta awan debu yang menggumpal. Dari sudut pandang bumi, M88 tampak memanjang dengan lengan spiral yang melebar anggun.
M88 merupakan bagian dari Gugus Virgo, sebuah kelompok raksasa yang terdiri dari seribu lebih galaksi yang saling terikat oleh gaya gravitasi. Saat ini, M88 sedang menempuh perjalanan kosmik yang cukup berbahaya menuju bagian terdalam dari gugus tersebut.
Dalam waktu sekitar 200 hingga 300 million tahun ke depan, M88 diprediksi akan mencapai jarak terdekatnya dengan Messier 87 (M87), galaksi elips raksasa yang menjadi pusat gravitasi seluruh gugus. Ketika mendekati M87, M88 akan mengalami fenomena ekstrem bernama ram pressure stripping. Proses ini terjadi ketika gas milik galaksi terkikis dan tersapu habis akibat menembus tumpukan gas antargalaksi di dalam gugus.
Para peneliti melalui Teleskop Hubble sebenarnya sudah mulai melihat dampak nyata dari proses pengikisan ini pada M88. Piringan gas spiralnya tampak terpotong dan tertekan di bagian ujung depan galaksi, membuat gas dan debu menumpuk layaknya salju yang didorong alat pembajak.
Faktanya, M88 kini memiliki jumlah gas dingin—yang merupakan bahan baku utama pembentukan bintang baru—jauh lebih sedikit daripada yang diperkirakan untuk galaksi seukurannya. Hal ini menjadi bukti kuat bahwa perjalanan panjang tersebut akan mengubah total kemampuan M88 dalam melahirkan bintang dan memengaruhi arah evolusinya di masa depan.
Pengamatan mendalam ini dilakukan menggunakan Kamera Wide Field 3 milik Hubble sebagai bagian dari program penelitian yang dipimpin oleh D. Thilker, guna memahami bagaimana lingkungan padat memengaruhi kehidupan galaksi spiral.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....