Hubble Tangkap Galaksi Kerdil ESO 490-017 di Rasi Bintang Canis Major
- 31 Mei 2026 00:08 WIB
- Manado
Poin Utama
- Teleskop Hubble berhasil mengabadikan gambar galaksi kerdil tidak beraturan ESO 490-017 yang memiliki diameter 12.000 tahun cahaya dan terletak sejauh 23 juta tahun cahaya di rasi bintang Canis Major.
- Karena tingkat kecerahan permukaannya yang rendah, galaksi ini tampak seperti kawanan bintang redup di balik bintang-bintang latar depan yang lebih terang, dikelilingi oleh pemandangan galaksi spiral jauh di latar belakangnya.
- Data dari visualisasi ini merupakan bagian dari program pengamatan Hubble untuk mempelajari pergerakan galaksi dan gugus galaksi yang didorong oleh gaya gravitasi materi di alam semesta (fenomena cosmic flow).
RRI.co.id, Manado - Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA kembali membagikan potret menakjubkan dari kedalaman alam semesta. Kali ini, Hubble berhasil menangkap pancaran cahaya redup dari sebuah galaksi kerdil tidak beraturan yang dikenal sebagai ESO 490-017.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada akhir Mei 2026, galaksi ESO 490-017 ini terletak di rasi bintang Canis Major, dengan jarak fantastis sekitar 23 juta tahun cahaya dari bumi. Galaksi kerdil ini diperkirakan memiliki diameter mencapai 12.000 tahun cahaya.
Karena memiliki tingkat kecerahan permukaan yang rendah (low surface brightness), galaksi ESO 490-017 tampak seperti kawanan bintang yang redup dan tersebar. Posisinya berada di balik bintang-bintang latar depan (foreground stars) yang jauh lebih terang, yang dapat dengan mudah dikenali dari adanya lonjakan difraksi (diffraction spikes) khas jepretan Hubble.
Selain keindahan galaksi kerdil tersebut, latar belakang hitam pekat pada gambar juga dihiasi oleh titik-titik berwarna merah, oranye, dan krem. Titik-titik tersebut sebenarnya merupakan galaksi-galaksi jauh lainnya, di mana banyak di antaranya memperlihatkan struktur spiral yang sangat jelas.
Pengambilan data visual ESO 490-017 ini bukan tanpa alasan. Gambar tersebut merupakan bagian dari program pengamatan khusus Teleskop Hubble untuk memantau pergerakan galaksi serta gugus galaksi di ruang angkasa.
Para ilmuwan menjelaskan bahwa materi di alam semesta terdistribusi secara tidak merata. Gaya gravitasi yang dihasilkan oleh ketidakmerataan materi inilah yang kemudian menggerakkan struktur skala besar di alam semesta, sebuah fenomena astronomi yang dikenal sebagai "aliran kosmik" (cosmic flow).
Foto luar biasa ini berhasil dipublikasikan atas kerja sama NASA, ESA, serta astronom R. Tully dari University of Hawaii, dengan pemrosesan gambar oleh G. Kober dari NASA/Catholic University of America.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....