Selain Kanker, Astronaut Kini Teliti Cedera Tulang Rawan di ISS
- 22 Mei 2026 07:59 WIB
- Manado
Poin Utama
- Eksperimen pertumbuhan jaringan tulang rawan di luar angkasa ditargetkan untuk menciptakan teknologi implan regeneratif bagi pasien cedera di Bumi.
- ISS mulai menyiapkan fasilitas botani baru untuk menanam microgreens kaya vitamin sebagai pasokan nutrisi segar jangka panjang bagi astronaut.
- Kosmonaut Rusia telah menyelesaikan inspeksi sistem komunikasi baju Orlan dan pemetaan simulasi lengan robotik menjelang misi spacewalk.
RRI.co.id, Manado - Kru Ekspedisi 74 di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) terus memperluas cakrawala riset biomedis mereka. Memanfaatkan kondisi tanpa bobot (mikrogravitasi), para astronaut kini fokus mengeksplorasi metode pengobatan mutakhir untuk penyakit kanker pankreas serta pemulihan cedera tulang rawan (cartilage).
Kondisi luar angkasa sengaja dipilih karena struktur sel dan jaringan dapat tumbuh lebih alami dan tiga dimensi dibandingkan jika dikembangkan di laboratorium Bumi.
Astronaut NASA, Jessica Meir, memimpin eksperimen pertumbuhan jaringan tulang rawan di dalam fasilitas khusus Life Science Glovebox milik laboratorium Kibo. Sampel tulang rawan yang sebelumnya ditumbuhkan di Bumi dan diangkut menggunakan kapsul kargo SpaceX Dragon tersebut, kini diinkubasi dalam perangkat otomatis.
Hasil dari studi rekayasa jaringan ini diharapkan mampu melahirkan teknologi implan mutakhir untuk memperbaiki dan meregenerasi tulang rawan yang rusak pada pasien di Bumi, sekaligus menjaga kesehatan fisik para astronaut.
Di saat yang sama, astronaut NASA Chris Williams dan Sophie Adenot dari ESA (Badan Antariksa Eropa) mulai mengaktifkan perangkat keras untuk penelitian bertajuk Space Cancer Therapeutics. Mereka mengamati efek mikrogravitasi terhadap efisiensi molekuler obat antikanker guna mematangkan terapi penyembuhan kanker pankreas.
Astronaut NASA lainnya, Jack Hathaway, memulai giliran kerjanya dengan melakukan perawatan komponen mikrogravitasi serta mendokumentasikan perangkat keras botani baru. Perangkat ini akan digunakan untuk membudidayakan microgreens—tanaman muda yang memiliki kandungan vitamin dan mineral jauh lebih tinggi dibanding daun dewasa—sebagai menu diet sehat para astronaut.
Sementara itu, di sektor teknis, duo kosmonaut Rusia (Roscosmos) Sergey Kud-Sverchkov dan Sergey Mikaev telah selesai memeriksa komponen pendukung hidup (life support) dan komunikasi pada baju luar angkasa Orlan.
Bersama kosmonaut Andrey Fedyaev yang bertugas mengonfigurasi lengan robotik Eropa, mereka mematangkan prosedur taktis untuk misi berjalan di luar angkasa (spacewalk) yang dijadwalkan pada akhir bulan Mei ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....