BRIN dan UGM Kembangkan Mekatronika Cerdas Pertanian

  • 31 Des 2025 20:48 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN menggandeng Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan teknologi pertanian berbasis mekatronika cerdas. Kerja sama ini diharapkan mendorong inovasi pertanian modern yang aplikatif dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut dilakukan melalui Pusat Riset Mekatronika Cerdas BRIN bersama Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada. Penandatanganan perjanjian kerja sama berlangsung di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung, Senin, 22 Desember 2025.

Kepala Pusat Riset Mekatronika Cerdas BRIN, Yanuandri Putrasari, menyambut baik kolaborasi ini dan mengapresiasi inisiatif Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Menurutnya, sinergi antara lembaga riset dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Yanuandri menjelaskan, kerja sama ini bertujuan untuk mensinergikan sumber daya dan kompetensi kedua pihak dalam bidang penelitian, pendidikan, pengembangan, serta penerapan instrumentasi cerdas pada teknologi pertanian dan biosistem.

Ruang lingkup kerja sama meliputi riset smart farming, pemanfaatan tenaga ahli, pertukaran data dan pengetahuan, penggunaan bersama sarana dan prasarana riset, penyelenggaraan kegiatan ilmiah, hingga penyusunan kekayaan intelektual dan publikasi ilmiah.

Kolaborasi riset ini difokuskan pada empat pilar utama, yakni penelitian bersama pengembangan teknologi pertanian cerdas, penguatan pendidikan melalui program magang dan pembimbingan riset mahasiswa, penyelenggaraan kegiatan ilmiah bersama, serta pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung studi lanjut.

Sementara itu, Kepala Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, Lilik Sutiarso, berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dalam berbagai aktivitas konkret. Ia menilai kolaborasi dengan BRIN penting untuk memperkuat kompetensi di bidang agriculture dan biosystem engineering, seiring berkembangnya teknologi cerdas dan teknologi lanjut di sektor pertanian.

Usai penandatanganan, rombongan FTP UGM juga meninjau sejumlah fasilitas riset di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, termasuk laboratorium instrumentasi cerdas, biomekatronika, hingga robotika dan sistem otonom.

Melalui kerja sama ini, BRIN dan UGM berharap dapat melahirkan inovasi teknologi sekaligus menyiapkan talenta muda yang kompeten untuk memajukan sektor pertanian dan biosistem nasional.

(Fika Hamzah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....