BRIN Pastikan Arsinum Aman Dikonsumsi Warga Terdampak Banjir

  • 16 Des 2025 11:31 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan kualitas Arsinum (Air Siap Minum) yang disalurkan kepada warga terdampak banjir di Sumatra layak dan aman untuk dikonsumsi. Kepastian tersebut diperoleh melalui serangkaian pengujian laboratorium sebagai bagian dari upaya tanggap darurat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Arsinum merupakan inovasi teknologi BRIN yang dirancang untuk mengolah air keruh menjadi air siap minum sesuai standar Kementerian Kesehatan. Teknologi ini mampu memanfaatkan berbagai sumber air, mulai dari air tanah, air PAM, air hujan, air laut, hingga air berlumpur akibat banjir.

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian turun langsung memastikan kualitas air hasil olahan Arsinum, baik dari aspek teknis operasional maupun hasil uji laboratorium, guna menjamin kelayakan air bagi masyarakat terdampak banjir, Minggu (14/12/2025).

Secara teknis, satu unit mobil Arsinum memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 liter air siap minum per hari, atau sekitar 7 liter per menit, dengan biaya operasional sekitar Rp2.500 per 20 liter.

Sistem Arsinum dirancang portabel dan tangguh, sehingga dapat beroperasi di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Proses pengolahan air dilakukan melalui beberapa tahapan, diawali dengan oksidasi zat besi, mangan, dan logam lainnya menggunakan injeksi kaporit atau kalium permanganat.

Tahap berikutnya meliputi penyaringan makro menggunakan bag dan cartridge filter, dilanjutkan penyaringan mikro melalui ultrafiltrasi. Sebagian air kemudian diolah menggunakan membran brackish water reverse osmosis (BWRO).

Pada tahap akhir, air melalui proses kontrol pH, filtrasi lanjutan, serta sterilisasi sinar ultraviolet sebelum dinyatakan siap konsumsi.

Pada tahap awal penanganan banjir, BRIN telah mengirimkan tiga unit mobil Arsinum ke Sumatra, masing-masing dua unit ke Aceh Tamiang dan satu unit ke Tapanuli Tengah. Arsinum juga dapat beroperasi menggunakan sumber energi genset, sehingga tetap berfungsi di lokasi bencana yang belum teraliri listrik.

Melalui pemanfaatan teknologi Arsinum, BRIN berharap dapat terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons kebencanaan nasional berbasis riset dan inovasi, sekaligus memastikan akses air minum aman bagi masyarakat dalam situasi darurat.(Fika Hamzah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....