Ilmuwan Ungkap Alam Semesta Berbentuk Terompet Raksasa
- 13 Nov 2025 15:02 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Alam semesta ternyata memiliki bentuk menyerupai terompet raksasa. Istilah unik ini muncul dari ilustrasi ilmiah yang menggambarkan proses ekspansi jagat raya sejak peristiwa Dentuman Besar atau Big Bang hingga masa kini.
Menurut para ilmuwan, sekitar 13,8 miliar tahun lalu, seluruh ruang, waktu, dan energi lahir dari satu titik super padat dan panas. Setelah Big Bang, alam semesta mulai mengembang ke segala arah. Jika proses ekspansi itu digambarkan dalam grafik ruang dan waktu, bentuknya tampak seperti corong atau terompet, dengan bagian sempit mewakili masa awal semesta dan bagian lebar menggambarkan era modern yang semakin luas.
Yang menarik, perluasan alam semesta ternyata tidak hanya berlanjut, tapi juga makin cepat. Fenomena ini disebabkan oleh energi gelap, kekuatan misterius yang mendorong galaksi-galaksi menjauh satu sama lain lebih cepat dari sebelumnya.
Meski disebut “terompet kosmis”, bukan berarti alam semesta memiliki dinding atau batas luar. Para ahli menjelaskan, jagat raya tidak memiliki tepi atau sisi luar, karena manusia berada di dalamnya. Bentuk terompet hanyalah cara visual untuk memahami bagaimana ruang dan waktu melengkung dan berkembang sejak awal penciptaan.
Ilustrasi terompet kosmis menjadi simbol perjalanan luar biasa alam semesta — dari satu titik kecil menuju ruang tanpa akhir. Sebuah pengingat bahwa seluruh keberadaan manusia hidup di tengah “musik kosmis” yang bergema sejak dentuman pertama.
(Fika Hamzah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....