Bruce McCandless, Manusia Paling Sendiri di Luar Angkasa
- 13 Nov 2025 14:59 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Tahun 1984, dunia menyaksikan salah satu momen paling berani dalam sejarah eksplorasi luar angkasa. Bruce McCandless II, astronot NASA, menjadi manusia pertama yang melayang sendirian di luar angkasa tanpa tali pengaman.
Dengan mengenakan pakaian luar angkasa berwarna putih dan membawa alat pendorong di punggung bernama Manned Maneuvering Unit (MMU), McCandless perlahan menjauh dari pesawat luar angkasa Challenger. Dalam keheningan ruang hampa, ia bergerak sejauh sekitar 100 meter dari pesawat — benar-benar sendirian, hanya dirinya dan semesta.
Momen bersejarah itu diabadikan dalam sebuah foto ikonik: satu titik putih kecil yang melayang di tengah kegelapan luar angkasa. Banyak orang kemudian menjulukinya “The Most Lonely Man in Space” — manusia paling sepi di luar angkasa. Namun bagi McCandless, momen itu bukan tentang kesepian, melainkan tentang kebebasan.
“Saya tidak merasa sendiri. Saya merasa damai, bebas, dan kagum pada betapa luasnya ruang di sekitar saya,” ujarnya suatu ketika.
Foto tersebut kini menjadi simbol keberanian dan rasa ingin tahu manusia yang tak terbatas — menggambarkan esensi dari penjelajahan: melangkah keluar dari zona nyaman, mempercayai ilmu pengetahuan, dan menghadapi ketidakpastian dengan keyakinan diri.
Bruce McCandless II meninggalkan warisan yang tak lekang oleh waktu: semangat eksplorasi yang menginspirasi generasi penerus untuk terus menatap langit dan bertanya — “Apa lagi yang bisa kita capai di luar sana?”
(Fika Hamzah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....