Serunya Game Online, Dampak Negatif Mengintai
- 22 Jun 2025 07:38 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Fenomena game online semakin menjamur di kalangan remaja, terutama di kalangan pelajar. Meski permainan daring ini menawarkan kesenangan dan tantangan strategis, dampak negatif dari penggunaannya secara berlebihan kini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk orang tua dan pendidik.
Menurut laman resmi polri.go.id game online merupakan permainan yang diakses menggunakan jaringan internet dan telah menjadi aktivitas yang sangat digemari dalam beberapa tahun terakhir. Pesatnya perkembangan teknologi internet menjadikan game online mudah diakses, bahkan oleh anak-anak dan remaja.
Namun, kemudahan ini membawa risiko jika tidak disikapi secara bijak. Banyak pelajar lebih memilih menghabiskan waktu istirahat di sekolah untuk bermain game dibanding berinteraksi sosial atau menyelesaikan tugas sekolah. Ketika berada di rumah, waktu belajar pun tergeser oleh aktivitas bermain game, yang pada akhirnya berpengaruh pada prestasi akademik.
Dampak negatif dari kecanduan game online sangat beragam. Secara fisik, remaja dapat mengalami masalah kesehatan seperti gangguan mata, nyeri otot dan sendi, serta gangguan tidur. Sementara secara mental, mereka berisiko mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi. Lebih dari itu, kecanduan game online juga dapat memicu perilaku agresif dan penurunan kemampuan dalam mengontrol emosi. Remaja yang kecanduan game online cenderung mengasingkan diri, lebih fokus pada layar gadget, dan kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, bahkan, tidak sedikit dari mereka yang menghabiskan lebih dari 14 jam per minggu hanya untuk bermain.
Dampak jangka panjang yang ditimbulkan. Remaja menjadi malas belajar, kurang suka membaca, dan lebih memilih dunia virtual dibanding realita. Hal ini tentu berpengaruh pada proses tumbuh kembang mereka, baik secara sosial maupun intelektual.
Melihat kondisi ini, pengawasan dari orang tua dan pendidik sangat dibutuhkan. Edukasi tentang penggunaan teknologi secara sehat serta pembentukan kebiasaan digital yang bijak perlu ditanamkan sejak dini. Tujuannya adalah untuk memastikan game online tetap menjadi hiburan positif, bukan sumber masalah bagi generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....