Sejarah Hari Cokelat Internasional 13 September dan Maknanya

  • 12 Sep 2025 18:03 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado :Seluruh dunia hari ini merayakan Hari Cokelat Internasional,sebuah peringatan yang didedikasikan untuk salah satu makanan manis yang paling digemari diseluruh penjuru dunia yakni cokelat.

Diberbagai negara,Hari Cokelat Internasional dirayakan dengan cara unik.Toko-toko cokelat memberikan diskon khusus,kafe mengeluarkan menu edisi terbatas berbahan dasar cokelat,dan para pembuat cokelat artisan memamerkan kreasi mereka yang inovatif.Di media sosial,tagar seperti #InternationalChocolateDay dan #HariCokelat menjadi trending, diisi oleh warganet yang membagikan foto cokelat favorit mereka.

Dikutip dari laman richs.co.id,popularitas cokelat tidak hanya terbatas pada rasa yang lezat dan teksturnya yang memanjakan. Tetapi juga pada fleksibilitasnya sebagai bahan dasar untuk berbagai kreasi makanan dan minuman.

Berbagai jenis cokelat telah digunakan untuk membuat aneka dessert,kue,minuman,dan bahkan hidangan utama di beberapa budaya kuliner.Mulai dari cokelat hitam hingga cokelat susu.

Tak hanya populer sebagai makanan, cokelat juga dikenal dengan manfaat kesehatan.Terutama cokelat hitam yang kaya akan antioksidan.Kepopuleran ini tidak lepas dari sejarahnya.Hari Cokelat Sedunia atau International Chocolate Day diperingati setiap tanggal 13 September.Tanggal ini dipilih sebagai penghormatan terhadap ulang tahun Milton S. Hershey,seorang tokoh besar di industri cokelat yang mendirikan Hershey Chocolate Company.

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu pionir dalam pengembangan produk cokelat yang mudah diakses oleh masyarakat luas.Cokelat sendiri telah dikenal sejak berabad-abad yang lalu.Sejarah cokelat bermula dari peradaban Mesoamerika tahun 450 SM.Di mana suku Maya dan Aztek menggunakan biji kakao sebagai minuman.

Nama cokelat sendiri berasal dari bahasa Nahuatl,chocolatl yang memiliki arti air panas.Sementara bangsa Aztec menyebutnya dengan xocoatl yang memiliki arti pahit.Pada 4000 tahun silam, Suku Olmec melakukan pengolahan biji kakao ini menjadi obat. Namun bukan sembarang obat,kakao pada saat itu digunakan sebagai ritual adat. Bahkan suku Aztec pernah menjadikan cokelat sebagai mata uang. Sebab mereka percaya jika cokelat adalah anugerah yang diberikan oleh dewa.

Maka dari itu,suku Aztec sering mengonsumsinya sebelum mulai berperang. Sebab, cokelat memang populer karena khasiatnya dan sering dipuja-puja.

Selain itu, pada masa sebelum penetapan Hari Coklat Sedunia, tersebut cokelat lebih sering disajikan dalam bentuk cair dan dicampur dengan berbagai bumbu rempah.Seperti cabai,untuk menghasilkan minuman yang memiliki nilai spiritual.

Melalui Hernan Cortes,penjelajah yang berasal dari Spanyol,Ia menemukan kakao saat sedang melakukan perjalanan panjang ke Amerika.Setelah biji kakao diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-16,cokelat mulai dikembangkan menjadi produk-produk manis.

Digunakan untuk bahan makanan mewah yang hanya dapat dinikmati oleh bangsawan hingga menjadi produk komersial yang bisa dinikmati siapa saja.

Cokelat menjadi salah satu makanan mahal karena membutuhkan waktu yang panjang untuk mengelolanya. Maka dari itu, di abad tersebut, hanya kalangan atas saja yang dapat menikmati cokelat.

Pada tahun 1828, Van Houten, Ahli Kimia Belanda menemukan alat yang dapat mempermudah proses pengolahan cokelat.

Alat ini berupa mesin yang bisa memeras cokelat hingga menjadi bubuk yang halus. Sehingga peredarannya juga lebih mudah karena bisa diproduksi masal.

Di era modern,perayaan Hari Cokelat Sedunia menjadi momen bagi para pecinta cokelat di seluruh dunia untuk merayakan inovasi kuliner dan berbagi kreasi makanan berbasis cokelat.

Inovasi yang dilakukan pada saat itu, membawa cokelat untuk bisa dinikmati oleh berbagai warga dunia.

Orang di seluruh dunia pun juga melakukan penanaman kakao pada abad 20. Mereka mengekspor cokelat ke 50 negara dengan jumlah mencapai 4,7 ton.

Hari Cokelat Sedunia menjadi momentum yang ditunggu-tunggu bagi banyak orang untuk mengeksplorasi aneka jenis cokelat. Momen ini juga dimanfaatkan untuk mencoba berbagai resep baru yang melibatkan cokelat sebagai bahan utamanya.

Restoran, kafe, dan bakery juga seringkali menawarkan menu khusus cokelat selama perayaan ini.

Hari Cokelat Internasional bukan hanya soal memanjakan lidah,tetapi juga momen untuk mengapresiasi perjalanan panjang dan dampak sosial dari industri cokelat didunia.Jadi tak ada salahnya menikmati sepotong cokelat hari ini sambil mengingat bahwa dibaliknya,ada sejarah,budaya dan tangan tangan pekerja keras yang membuatnya mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....