Pengurus PMI Boltim Masa Bhakti 2026–2031 Resmi Dilantik
- 25 Jul 2026 21:58 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Boltim - Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Masa Bhakti 2026–2031 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung di Lantai I Kantor Bupati Boltim, Kamis, 23 Juli 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo, Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara Kolonel CKM (Purn.) dr. Fredrik Demmassabu, unsur TNI-Polri, jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, serta pengurus PMI Provinsi Sulawesi Utara.
Ketua PMI Boltim Masa Bhakti 2026–2031, Rosita Manoppo-Pobela, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi kemanusiaan tersebut selama lima tahun ke depan.
"Saya menyampaikan rasa syukur dan penghargaan kepada seluruh peserta musyawarah yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua PMI Kabupaten Bolaang Mongondow Timur," ujarnya.
Rosita menegaskan kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat.
"Ini bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas dan semangat pengabdian kepada sesama," katanya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran PMI memperkuat kebersamaan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi.
Sementara itu, Bupati Oskar Manoppo mengatakan pelantikan pengurus baru menjadi momentum untuk memperkuat peran PMI sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan kemanusiaan.
"Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi awal dari amanah kemanusiaan yang besar," kata Oskar.
Menurutnya, PMI memiliki peran strategis dalam pelayanan sosial, penanggulangan bencana, penyediaan darah, pembinaan relawan, hingga edukasi kepada masyarakat.
"Saya berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Bolaang Mongondow Timur," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....