Gubernur Yulius Percepat Pelaksanaan Program Lisdes 2026

  • 03 Jun 2026 22:05 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil dan kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Rabu (3/6/2026), guna membahas percepatan pelaksanaan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) Tahun 2026.

Program yang menjadi salah satu prioritas nasional ini bertujuan membuka akses energi listrik bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan kelistrikan secara memadai. Melalui penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN akan melakukan pembangunan dan perluasan jaringan distribusi listrik secara bertahap di berbagai wilayah Sulawesi Utara.

Pada Tahap I, pembangunan jaringan distribusi akan menjangkau 82 lokasi, sementara Tahap II akan dilaksanakan di 14 lokasi lainnya. Program ini menjadi bagian dari upaya besar untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, memperoleh akses energi yang setara.

Tak hanya fokus pada perluasan jaringan listrik konvensional, Gubernur Yulius juga memberikan perhatian khusus kepada wilayah kepulauan yang sulit dijangkau. Sebagai solusi, pemerintah bersama PLN akan membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Beeng Darat, Desa Kahakitang, dan Desa Para.

“Kehadiran listrik bukan sekadar perkara penerangan di malam hari, melainkan jantung dari keadilan sosial dan motor utama pertumbuhan ekonomi. Kita tidak boleh membiarkan ada warga Sulawesi Utara, terutama mereka yang berada di pulau-pulau terluar dan desa terpencil, terus berada dalam kegelapan dan tertinggal dari kemajuan,” tegas Yulius.

Menanggapi berbagai tantangan teknis dan geografis yang dihadapi PLN, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan siap memberikan dukungan penuh agar program tersebut berjalan sesuai target.

“Pemprov Sulut akan mempercepat proses perizinan, memfasilitasi penyelesaian izin Right of Way (ROW) untuk jalur jaringan listrik, serta membantu penyediaan dan hibah lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTS di wilayah kepulauan,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga siap mendukung aksesibilitas menuju lokasi proyek melalui pembangunan dan perbaikan akses jalan, jembatan, hingga penyediaan alat berat bagi daerah dengan tingkat kesulitan medan yang tinggi.

Gubernur Yulius optimistis kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PLN UID Suluttenggo akan menjadi langkah besar dalam mewujudkan elektrifikasi menyeluruh di Bumi Nyiur Melambai.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan investasi jangka panjang yang dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sektor UMKM, hingga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Program ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah untuk rakyat. Ketika listrik masuk ke desa-desa terpencil, maka kesempatan belajar bagi anak-anak semakin terbuka, usaha masyarakat berkembang, dan roda ekonomi bergerak lebih cepat,” tandasnya.

(Anugrah Pandey)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....