Dinas Koperasi dan UKM Sulut Siapkan Program Dukung UMKM Kopi
- 06 Mar 2026 10:19 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Perkembangan bisnis kopi di Sulawesi Utara (Sulut) terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya ngopi dan tumbuhnya berbagai kedai kopi lokal. Pemerintah Provinsi Sulut pun turut mengambil peran strategis dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM di sektor ini, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kepala Bidang SDM Restrukturisasi Usaha Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulut, Alexander Rompies mengungkapkan bahwa dukungan terhadap UMKM kopi, sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu melalui berbagai program pelatihan.
“Kami beberapa kali melaksanakan pelatihan barista yang dilaksanakan di Balai Latihan Koperasi. Kegiatan itu kami laksanakan bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, yang saat itu masih tergabung dalam satu kementerian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut menghadirkan tutor dan barista profesional dari Jakarta untuk memberikan pembekalan langsung kepada para peserta. Langkah ini menjadi salah satu upaya awal pemerintah daerah dalam membangun ekosistem usaha kopi yang lebih profesional di Sulut.
“Waktu itu kami mendatangkan tutor-tutor atau barista dari Jakarta. Itu menjadi awal bagaimana kami mulai berpihak kepada kedai-kedai kopi atau UMKM kopi yang ada di daerah,” jelasnya.
Komitmen tersebut tidak berhenti sampai di situ. Pada tahun ini, Dinas Koperasi dan UKM Sulut kembali merencanakan berbagai program pelatihan yang secara khusus menyasar pelaku UMKM di sektor kopi.
Sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi bidang yang dipimpinnya, Rompies menegaskan pihaknya akan menghadirkan program pelatihan kewirausahaan yang lebih terarah.
“Kami masih terus melaksanakan program pengembangan SDM. Tahun ini kami berencana mengadakan pelatihan-pelatihan bagi UMKM, khususnya di bidang kopi. Kami juga memiliki beberapa diklat kewirausahaan, dan akan ada satu angkatan yang secara khusus ditargetkan untuk UMKM kopi,” tuturnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha kopi yang tidak hanya kreatif dalam konsep, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, keterampilan barista, serta daya saing yang kuat di tengah berkembangnya industri kopi lokal.
Dengan dukungan pelatihan berkelanjutan dari pemerintah, bisnis UMKM kopi di Sulut diyakini akan terus bertumbuh, sekaligus menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah.
(Anugrah Pandey)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....