Spam Judi Online Kini Sasar Influencer dan Kreator Konten
- 03 Jul 2026 19:34 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Modus penyebaran judi online di media sosial terus berkembang. Kini, pelaku tak lagi hanya menyasar akun pemerintah, tetapi juga mulai membidik influencer dan kreator konten daerah untuk memperluas jangkauan promosi mereka.
Dikutip dari Komdigi.go.id, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan bahwa operasi spam judi online kini telah meluas ke berbagai platform media sosial, mulai dari Instagram, TikTok, Facebook, X, hingga YouTube. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, mengatakan pelaku memanfaatkan akun tidak autentik dan bot untuk menyebarkan komentar promosi secara masif.
Komdigi mencatat sekitar 52 persen target spam kini mengarah ke akun influencer dan kreator konten daerah. Menurut Alexander, akun-akun tersebut dipilih karena memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dari pengikutnya, interaksi yang aktif, serta moderasi komentar yang dinilai lebih longgar.
Selain itu, Komdigi mengungkapkan operasi spam dijalankan menggunakan bot yang berasal dari India dan Brasil, lalu dikendalikan oleh jaringan agen warga negara Indonesia. Pemerintah juga mengingatkan potensi peningkatan aktivitas spam selama gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung hingga 19 Juli.
Sebagai langkah penanganan, Komdigi terus berkoordinasi dengan penyelenggara platform digital untuk mempercepat penghapusan akun dan konten yang mempromosikan judi online. Masyarakat juga diimbau untuk tidak berinteraksi dengan konten serupa serta aktif melaporkan akun yang diduga menyebarkan promosi judi online.
Pemberantasan judi online tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Kolaborasi antara platform digital, kreator konten, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan bebas dari promosi judi online.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....