YouTube Rilis Panduan Digital, Bantu Orang Tua Jaga Anak di Dunia Maya

  • 13 Jun 2026 22:30 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Di tengah makin dekatnya anak-anak dengan gadget dan internet, orang tua dituntut lebih siap mendampingi aktivitas digital mereka. Menjawab tantangan itu, YouTube menghadirkan panduan khusus yang bisa jadi bekal bagi keluarga di era serba online.

Dikutip dari Komdigi.go.id, YouTube resmi meluncurkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan anak di ruang digital. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.

Melalui panduan ini, YouTube ingin membantu orang tua dan pendidik memahami cara mendampingi anak saat menggunakan media sosial, gim daring, dan berbagai layanan digital lainnya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut kehadiran panduan ini sangat penting di tengah tantangan pengasuhan anak pada era digital. Menurutnya, masih banyak orang tua yang membutuhkan arahan praktis agar anak tetap aman saat beraktivitas di internet. Ia menegaskan bahwa tugas orang tua saat ini tidak hanya melindungi anak di dunia nyata, tetapi juga di dunia digital. Seiring berkembangnya teknologi, ruang digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak dan remaja.

Sebagai platform digital, YouTube menyatakan peluncuran Digital Wellbeing Guidebook merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung edukasi orang tua. Dengan pemahaman yang lebih baik, implementasi aturan perlindungan anak di tingkat keluarga diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Buku panduan ini disusun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pemerintah berharap kehadiran panduan ini dapat membantu anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai dengan tahap perkembangan usianya.

Di era ketika internet sudah menjadi bagian dari keseharian anak-anak, literasi digital menjadi bekal yang tak kalah penting dari pendidikan di sekolah. Lewat panduan ini, orang tua diharapkan bisa lebih percaya diri menjadi "penjaga gawang" anak saat menjelajahi dunia digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....